Struktur Tumbuhan dan Cara Kerjanya

Pengamat tren yang gemar membagikan insight seputar teknologi, hiburan, dan gaya hidup.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tumbuhan punya susunan tubuh yang rapi, dari akar sampai biji. Susunan ini membantu tumbuhan menyerap air, membuat makanan, tumbuh, dan berkembang biak. Dengan memahami struktur tumbuhan, kita bisa lebih mudah membaca cara kerja tanaman di sekitar rumah, kebun, atau sawah.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Apa Itu Struktur Tumbuhan?
Struktur tumbuhan adalah susunan tubuh tumbuhan yang terbentuk dari sel, jaringan, organ, hingga sistem organ. Sel menjadi unit terkecil, lalu berkumpul membentuk jaringan dengan tugas tertentu. Dari jaringan inilah terbentuk organ seperti akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji.
Pembahasan struktur ini biasanya dibagi menjadi dua kelompok besar. Kelompok struktur vegetatif (akar, batang, dan daun) yang berperan dalam pertumbuhan dan kelangsungan hidup tumbuhan, serta struktur reproduktif (bunga, buah, dan biji) yang berfungsi dalam perkembangbiakan.
Struktur Vegetatif
Struktur vegetatif meliputi akar, batang, dan daun. Akar menyerap air serta mineral, batang menopang tubuh tumbuhan, sedangkan daun menjadi tempat utama fotosintesis atau proses membuat makanan dengan bantuan cahaya matahari.
Selain itu, struktur vegetatif juga menjaga tumbuhan tetap hidup dalam kondisi lingkungan yang berubah. Misalnya, batang membantu menyalurkan air dari akar ke daun saat cuaca panas.
Struktur Generatif
Struktur generatif meliputi bunga, buah, dan biji. Bagian ini berperan dalam proses reproduksi, terutama pada tumbuhan berbunga seperti mangga, cabai, tomat, dan padi.
Menariknya, buah juga membantu biji berpindah tempat. Contohnya, biji pada buah yang dimakan burung bisa terbawa ke lokasi lain, lalu tumbuh jika kondisi tanah dan airnya sesuai.
Struktur Tumbuhan Berdasarkan Jaringan
Jaringan tumbuhan adalah kumpulan sel yang bekerja untuk tugas tertentu. Secara umum, jaringan utama pada tumbuhan terdiri dari jaringan dermal, jaringan dasar, dan jaringan pembuluh. Ketiganya saling mendukung agar tumbuhan bisa melindungi diri, menyimpan zat, dan mengangkut air serta makanan.
Menurut James D. Mauseth dalam buku Botany: An Introduction to Plant Biology, xilem tersusun dari sel penghantar seperti trakeid dan elemen pembuluh yang umumnya mati saat matang untuk mengalirkan air dan mineral, sedangkan floem memakai elemen tapis yang tetap hidup dan dibantu sel pengiring untuk mengangkut hasil fotosintesis.
Hal ini menunjukkan bahwa pengangkutan pada tumbuhan berjalan lewat jaringan yang punya bentuk dan cara kerja khusus. Jadi, setiap jaringan punya peran yang jelas.
Jaringan Dermal dan Jaringan Dasar
Jaringan dermal berada di bagian luar tubuh tumbuhan. Fungsinya melindungi permukaan tumbuhan, mirip seperti kulit pada manusia, termasuk mengurangi kehilangan air berlebihan.
Di sisi lain, jaringan dasar banyak ditemukan di batang, akar, dan daun. Jaringan ini membantu penyimpanan cadangan makanan, pengisi ruang organ, serta tempat berlangsungnya aktivitas penting seperti fotosintesis pada daun.
Jaringan Pembuluh
Jaringan pembuluh terdiri dari xilem dan floem. Xilem mengalirkan air serta mineral dari akar ke bagian atas tumbuhan, sedangkan floem mengedarkan hasil fotosintesis dari daun ke bagian lain.
Namun, kerja xilem dan floem tidak berdiri sendiri. Keduanya berjalan bersama agar akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji tetap mendapat bahan yang dibutuhkan untuk tumbuh.
Fungsi Organ Utama pada Tumbuhan
Setiap organ tumbuhan memiliki tugas yang berbeda. Meski begitu, semua organ saling terhubung melalui jaringan dan proses biologis di dalam tubuh tumbuhan. Kalau salah satu organ terganggu, pertumbuhan tanaman bisa ikut melambat.
Berikut fungsi organ utama pada tumbuhan:
Akar menyerap air dan mineral dari tanah serta menambatkan tumbuhan agar tidak mudah roboh.
Batang menopang tubuh tumbuhan dan menjadi jalur pengangkutan air, mineral, serta hasil fotosintesis.
Daun menjadi tempat utama fotosintesis, pertukaran gas, dan penguapan air.
Bunga berperan sebagai organ reproduksi generatif pada tumbuhan berbunga.
Buah melindungi biji dan membantu proses penyebaran biji.
Biji menjadi calon individu baru yang dapat tumbuh jika mendapat air, udara, suhu, dan tempat yang sesuai.
Cara Organ Tumbuhan Saling Bekerja
Akar mengambil air dari tanah, lalu batang mengalirkannya ke daun. Daun memakai air, karbon dioksida, dan cahaya matahari untuk membuat makanan melalui fotosintesis.
Hasil makanan itu kemudian diedarkan ke bagian lain, termasuk akar, bunga, buah, dan biji. Dari alur ini, struktur tumbuhan terlihat sebagai sistem yang saling mendukung, bukan sekadar kumpulan organ yang terpisah.
