kumplus fiksi mencari adil 11
18 Juli 2021 9:46
·
waktu baca 7 menit

Adil pun Tak Ada Lagi (11)

“Terima kasih sudah datang,” kata Riri. Suaranya terkesan ragu.
Komet hanya mengangguk lemah. Keduanya meninggalkan area pemakaman. Komet melihat sekeliling. Pemakaman itu terletak di tepi hutan yang rapat. Jika harus kembali ke rumah duka seorang diri, dia mungkin akan tersesat. Mungkin Riri tahu, sehingga ia menunggunya. Selama perjalanan kembali, kakak-adik itu tak berbicara. Riri berjalan dua langkah di depan Komet.
"Masuk dulu, Kak," kata Riri begitu keduanya tiba di rumah.
Keuntungan berlangganan kumparan+
  • Ratusan konten premium dari pakar dan kreator terbaik Indonesia
  • Bahasan mendalam dengan kemasan memikat
  • Pengetahuan, hiburan, dan panduan yang solutif untuk hidupmu
Konten Premium kumparan+
Ahmad Komad alias Komet menerima surat tentang Adil, ayahnya, dan memutuskan untuk menemui laki-laki sekarat yang pergi tanpa kabar selama 25 tahun tersebut. Tapi bukan untuk memaafkan kesalahan-kesalahannya. Baca kisah ini hanya di kumparan+