mencari adil rizky kurniawan kumplus 13
1 Agustus 2021 11:36
·
waktu baca 7 menit

Duka Orangtua (13)

Rumah itu ramai. Beberapa sepeda motor terparkir di halaman. Komet mengenali motor-motor itu. Bahkan dari jaraknya kini dia bisa melihat siluet para pemilik motor tersebar di beranda dan ruang tengah rumah neneknya yang lebar. Setelah membayar sejumlah uang kepada pengemudi ojek, Komet berjalan ke rumah.
Tuti, yang berada di beranda bersama anak dan suaminya, menyadari kedatangan Komet.
Assalamualaikum,” Komet mengucap salam.
Keuntungan berlangganan kumparan+
  • Ratusan konten premium dari pakar dan kreator terbaik Indonesia
  • Bahasan mendalam dengan kemasan memikat
  • Pengetahuan, hiburan, dan panduan yang solutif untuk hidupmu
Konten Premium kumparan+
Ahmad Komad alias Komet menerima surat tentang Adil, ayahnya, dan memutuskan untuk menemui laki-laki sekarat yang pergi tanpa kabar selama 25 tahun tersebut. Tapi bukan untuk memaafkan kesalahan-kesalahannya. Baca kisah ini hanya di kumparan+