Frugal Living: Pilihan Gen-Z di Era Konsumtif

Mahasiswa Universitas Pamulang jurusan Ekonomi Syariah S1
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Rizkya Annurie Ramadhani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menghadapi FOMO (Fear of Missing Out) karena takut ketinggalan tren dan gaya hidup konsumtif terus mempengaruhi kehidupan bagi Generasi-Z (Gen-Z). Mereka memilih Frugal Living sebagai gaya hidup agar tetap bijak dalam mengelola keuangan dan menjaga kesehatan mental.
Di era digital ini, hampir setiap detik kita disuguhkan dengan gambar-gambar gaya hidup mewah dan produk-produk terbaru di media sosial. Hal ini seringkali memunculkan rasa takut ketinggalan atau FOMO, yang mendorong banyak orang, termasuk Gen-Z, untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak mereka butuhkan.
Menurut Elprida Munthe, Fachruddiansyah Muslim, dan Mayasari (2024) dalam jurnalnya yang berjudul “Pengaruh Teknologi Digital dan Pendidikan Ekonomi dalam Keluarga Terhadap Perilaku Konsumtif”, melakukan observasi terhadap 30 mahasiswa Pendidikan Ekonomi Universitas Jambi menunjukkan bahwa 76,7% dari mereka melakukan pembelian bukan karena kebutuhan, melainkan untuk kepuasan pribadi.
Melihat fenomena tersebut, muncul kesadaran di kalangan Gen-Z untuk mulai mengubah pola konsumsi mereka. Frugal Living menjadi alternatif gaya hidup yang dipilih untuk menghindari pemborosan dan tekanan sosial.
Wujud Nyata Frugal Living di Kalangan Gen-Z
Salah satu bentuk Frugal Living yang juga banyak diterapkan Gen-Z adalah membeli barang preloved atau thrifting. Mereka mulai menyadari bahwa tidak semua barang harus baru untuk bisa berguna atau stylish. Selain itu memasak sendiri di rumah juga menjadi pilihan populer karena lebih hemat dan sehat dibandingkan sering makan di luar. Gen-Z juga cenderung memanfaatkan promo dan diskon dengan bijak, Menghemat biaya transportasi dengan memilih transportasi umum, berjalan kaki, atau bersepeda.
Jejak Frugal Living di Dunia Maya
Menariknya, semangat Frugal Living ini juga mulai menyebar lewat komunitas-komunitas di media sosial. Banyak akun berbagi tips budgeting, cara belanja cerdas, hingga resep hemat yang tetap lezat. Konten-konten ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi sesama Gen-Z untuk menjalani hidup yang lebih terencana dan terkontrol. Dengan adanya ruang berbagi ini, gaya hidup hemat tak lagi terasa membosankan atau sulit dijalani, justru jadi sesuatu yang seru dan bisa dibanggakan.
Hemat Bukan Berarti Gampang
Namun, dibalik segala manfaatnya, Frugal Living juga menghadirkan tantangan tersendiri. Dengan gempuran iklan dan tren yang terus berubah di media sosial, banyak Gen-Z merasa tertekan untuk tetap mengikuti arus konsumsi. Tetapi, gaya hidup ini justru mengajarkan mereka untuk lebih selektif, mengutamakan kualitas daripada kuantitas, dan lebih fokus pada apa yang benar-benar dibutuhkan daripada sekadar mengejar kesenangan sesaat.
Makna Di Balik Kesederhanaan
Bagi banyak orang, menjalani Frugal Living bisa jadi langkah yang menantang, terutama dalam dunia yang sering menilai kesuksesan dari seberapa banyak yang kita miliki. Namun, bagi Gen-Z, hidup hemat adalah cara untuk menemukan keseimbangan antara kebebasan finansial dan kebahagiaan sejati. Dengan mengurangi konsumsi berlebihan, mereka merasa lebih bebas dari tekanan untuk selalu tampil sempurna dan bisa lebih fokus pada pengalaman dan hubungan yang lebih bermakna.
Penerapan Frugal Living di kalangan Gen-Z juga mengajarkan pentingnya perencanaan keuangan yang matang. Mereka mulai sadar bahwa mengatur keuangan bukan sekadar menghindari pengeluaran berlebihan, tetapi juga tentang menabung untuk masa depan, berinvestasi pada hal-hal yang penting, dan merencanakan keuangan jangka panjang dengan bijak.
Frugal Living bukan hanya sekadar cara menghindari konsumsi berlebihan, tetapi juga cara Gen-Z untuk menjalani kehidupan yang lebih sadar dan terkontrol. Jadi, mari kita bersama-sama mulai berpikir lebih kritis, mengurangi konsumsi yang tidak perlu, dan memilih hidup yang lebih bermakna dan berkelanjutan. Ini saatnya untuk hidup lebih cerdas, hidup lebih sederhana, dan hidup lebih bahagia.
