Batik Indonesia Sangat Dicintai Nelson Mandela

Sesdilu 74
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Robert Edwien Wattimena tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Puluhan ribu kilometer jarak antara Indonesia dan Afrika Selatan, seorang tokoh terkenal yang dikagumi oleh dunia karena kecintaannya terhadap bangsanya, Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela yang tak diduga sangat mencintai batik Indonesia. Bagaimana kisah awal kecintaan Nelson Mandela pada batik Indonesia? Tulisan ini akan membawa memori Nelson Mandela akan ketertarikan pada batik Indonesia dan secara dekat keindahan negara Afrika Selatan.

Nelson Mandela merupakan seorang revolusioner yang anti-apartheid atau diskriminasi etnis. Sebuah kutipan yang sangat berkesan dari Presiden Nelson Mandela yaitu “Education is the most powerful weapon which you can use to change the world”, yang bermakna bahwa Pendidikan merupakan senjata yang sangat kuat yang dapat memajukan dan merubah dunia ke depan. Presiden Nelson Mandela mendorong bangsanya dan bangsa lainnya untuk lebih maju dan damai melalui Pendidikan.
Jatuh Cinta pada Batik Indonesia
Nelson Mandela untuk pertama kalinya mengenal pada batik pada saat kunjungan perdananya ke Indonesia sekitar tahun 1990-an saat beliau menjabat sebagai wakil ketua organisasi Kongres National Afrika. Salah satu momen pertama yang sangat berkesan, ketika tahun 1997, mantan presiden Afrika Selatan bertemu mendiang mantan Presiden Indonesia Suharto saat berkunjung ke Indonesia. Presiden Suharto menyambut Mandela dengan jas formal resmi sementara Nelson Mandela secara mengejutkan menyapa mantan Presiden Suharto dengan kemeja batik.
Momen lainnya sebagai bukti kecintaan Presiden Nelson Mandela terhadap batik juga ditunjukkan saat menghadiri acara resmi, seperti pada tahun 2007, saat peluncuran kelompok tokoh senior ternama dunia yang dibentuk untuk mengatasi isu global bernama 'The Elders'. Dan momen yang tak terlupakan saat Nelson Mandela merayakan hari ulang tahunnya yang ke-87 , dia dengan bangga mengenakan kemeja batik Indonesia. Motif dan warna tradisional khas batik Indonesia meningkatkan kharisma seorang tokoh yang penuh wibawa dan rendah hati.
Sejak tahun 2009 dan setiap tanggal 18 Juli ulang tahun Mandela diperingati sebagai Hari Mandela untuk mengenang perjuangan dalam perdamaian global dan warisan pemimpin Afrika Selatan yang juga mencintai batik Indonesia.
Keindahan Negara Afrika Selatan
Saat bunga Jacaranda berguguran, ibukota Afrika Selatan Pretoria diselimuti penuh dengan warna ungu yang mempercantik suasana kota. Keteduhan dan ketenangan kota membuat para turis nyaman mengunjungi beberapa destinasi wisata seperti ‘Union Buildings’ yang menghadirkan sejarah panjang Afrika Selatan dengan berdirinya patung dan tugu peringatan serta taman-taman luas penuh dengan warna-warni bunga yang mengelilingi bangunan sehingga memberikan tampilan yang sangat indah.
Sekitar sepuluh jam perjalanan darat dari kota Pretoria, kita akan tiba di Durban sebuah kota indah yang terletak di pantai timur Afrika Selatan dan berada di bibir samudera Hindia. Kota Durban memiliki konsentrasi dan populasi terbesar orang India di Afrika Selatan. Di kota ini tidak mengherankan kuliner lokal didominasi dengan khas kuliner citarasa India.
Sisi lain keindahan yang merupakan rahasia tersembunyi dari kota Durban saat momen Sunrise yang menakjubkan tidak kalah dengan keindahan Sunset di kota Cape Town yang epik di atas lautan.
