Konten dari Pengguna

Dari Sunyi Rak ke Gema Digital

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rofaha Nur Khuturoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ilustrasi perpustakaan (dok: pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
ilustrasi perpustakaan (dok: pribadi)

Perpustakaan memiliki peran penting sebagai sumber ilmu di dalam dunia Pendidikan. Di dalam perpustakaan menyediakan mulai dari koleksi buku, sumber-sumber referensi, majalah, surat kabar, dokumen-dokumen yang sudah di bukukan dan lain-lainnya. Fungsi utama adanya perpustakaan yaitu untuk memberikan akses belajar, memberikan pengetahuan dan penelitian kepada semua orang.

Di dalam perpustakaan tidak hanya dipakai untuk membaca buku saja tapi bisa juga dipakai untuk berdiskusi, dijadikan tempat belajar yang nyaman dan damai, dan bisa berkonsultasi kepada pustakawan mengenai apa yang diperlukan oleh pengguna.

Namun, seiring berkembangnya zaman maka tantangan yang utama disini adalah bagaimana caranya kita mengakses perpustakaan tanpa bergantungan kepada koleksi buku yang berupa fisik saja. Contohnya di zaman sekarang banyak sekali perpustakaan-perpustakaan digital sehingga kita bisa mengakses perpustakaan dan bisa melihat koleksi buku kapanpun dan dimanapun kita berada.

Pengaruh Teknologi terhadap Perilaku Membaca dan Pencarian Informasi

Kemajuan teknologi sangat berpengaruh kepada minat dan perilaku membaca seseorang. Perilaku membaca yang dahulu hanya difokuskan kepada buku yang berupa fisik kini dengan mudahnya kita mengakses dan membaca buku lewat layar digital mulai dari e-book, majalah, koran digital dll. Sehingga kini dengan mudahnya kita menerima informasi hanya dengan mencari di mesin pencari seperti google. Tapi hal ini mempengaruhi beberapa aspek seperti; berkurangnya minat baca, penurunan konsentrasi dan membaca mendalam.

Manfaat Transformasi Digital

Dengan berkembangnya digitalisasi maka disini memberikan manfaat yang sangat signifikan, contohnya seperti; tidak terbatasnya akses waktu, mengurangi biaya operasional (pencetakan/penyimpanan fisik), memberikan pembelajaran jarak jauh dan literasi digital.

Tantangan dan Solusi

Transformasi perpustakaan disini tentunya mempunyai tantangan sendiri dalam menghadapi digitalisasi, seperti;

a) Kesenjangan akses teknologi di masyarakat, karena tidak semua Masyarakat memiliki akses yang memadai terhadap teknologi, perangkat digital dan internet. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil dan kelompok yang memiliki penghasilan rendah. Solusinya adalah perlu adanya program pinjam teknologi seperti; tablet, handphone, komputer dan lain-lain.

b) Perlunya pelatihan bagi pustakawan dan pengguna, dalam transformasi digital pastinya pustakawan dan pengguna harus memiliki keterampilan baru baik secara teknis maupun secara pelayanan. Pustakawan yang belum terbiasa dengan teknologi akan mengalami kesulitan dalam menjalankan layanan digital. Solusinya adalah perlunya diadakan workshop atau tutorial agar mengetahui bagaimana cara mengakses dan memanfaatkan layanan digital tersebut dengan optimal.