Konten dari Pengguna

Ketika Review dan Rating Menentukan Keputusan Pembelian

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ros Mawati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi: Dibuat menggunakan AI.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi: Dibuat menggunakan AI.

Pernah ingin membeli sesuatu secara online, tetapi sebelum memasukkan barang ke keranjang justru sibuk membaca review? Hal seperti ini sudah menjadi kebiasaan banyak konsumen. Foto produk memang menarik perhatian, tetapi rating dan pengalaman pembeli sebelumnya sering menjadi pertimbangan sebelum akhirnya memutuskan membeli.

Saat melihat produk dengan rating tinggi dan banyak ulasan positif, rasa percaya terhadap produk biasanya ikut muncul. Sebaliknya, beberapa review negatif bisa membuat konsumen berpikir ulang, bahkan mencari produk lain yang dianggap lebih sesuai.

Di sinilah review dan rating menjadi bagian dari perilaku konsumen. Informasi dari konsumen lain dapat membantu seseorang mengenali produk sebelum benar-benar mengeluarkan uang.

Review dan Rating sebagai Pertimbangan Konsumen

Ketika berbelanja secara langsung, konsumen bisa melihat barang, mencoba kualitasnya, atau bertanya kepada penjual. Namun, pengalaman tersebut tidak selalu bisa dilakukan ketika berbelanja melalui platform digital. Konsumen akhirnya membutuhkan informasi lain untuk membantu menentukan pilihan.

Review menjadi salah satu sumber informasi tersebut. Konsumen dapat mengetahui pengalaman orang lain setelah menggunakan produk, mulai dari kualitas barang, ukuran, rasa, pelayanan, hingga kesesuaian produk dengan deskripsi yang diberikan penjual.

Sementara itu, rating memberikan gambaran secara lebih cepat. Hanya dengan melihat jumlah bintang, konsumen bisa mendapatkan kesan awal mengenai bagaimana pengalaman pembeli sebelumnya.

Misalnya, seseorang ingin memesan makanan melalui aplikasi. Ada dua pilihan dengan harga yang hampir sama. Salah satunya memiliki banyak ulasan yang membahas rasa, porsi, dan kemasan secara positif. Informasi tersebut bisa menjadi alasan bagi konsumen untuk memilihnya dibandingkan pilihan lain yang memiliki sedikit ulasan.

Mengapa Pengalaman Konsumen Lain Berpengaruh?

Sebelum membeli, konsumen sebenarnya sedang mencoba mengurangi keraguan. Apalagi ketika produk yang dibeli belum pernah digunakan sebelumnya. Pengalaman konsumen lain dapat memberikan gambaran mengenai apa yang mungkin akan diterima setelah melakukan pembelian.

Review juga dapat membentuk kepercayaan. Ketika banyak konsumen memberikan pengalaman yang serupa, informasi tersebut bisa membuat calon pembeli merasa lebih yakin. Sebaliknya, jika terdapat keluhan yang sama secara berulang, calon pembeli mungkin akan mempertimbangkan kembali pilihannya.

Hal ini berkaitan dengan proses pengambilan keputusan pembelian. Konsumen biasanya tidak langsung membeli ketika menemukan sebuah produk. Mereka dapat mencari informasi, membandingkan beberapa pilihan, mempertimbangkan harga, kemudian menentukan produk yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhannya.

Namun, pengalaman setiap konsumen tentu berbeda. Produk yang dianggap bagus oleh seseorang belum tentu memberikan pengalaman yang sama bagi orang lain. Karena itu, review sebaiknya digunakan sebagai bahan pertimbangan, bukan satu-satunya penentu keputusan.

Jangan Hanya Melihat Angka Rating

Rating tinggi memang dapat menarik perhatian, tetapi angka tersebut belum tentu menceritakan keseluruhan pengalaman konsumen. Produk dengan rating tinggi tetap perlu dilihat review-nya agar calon pembeli mengetahui alasan di balik penilaian tersebut.

Jumlah ulasan juga perlu diperhatikan. Rating yang berasal dari banyak konsumen dapat memberikan gambaran yang lebih luas dibandingkan rating yang hanya berasal dari beberapa orang. Meski begitu, jumlah review bukan berarti menjamin produk pasti sesuai dengan kebutuhan setiap orang.

Review terbaru juga dapat memberikan informasi yang lebih relevan. Kondisi produk, pelayanan, kemasan, atau kualitas jasa dapat berubah seiring waktu. Karena itu, membaca beberapa review terbaru bisa membantu konsumen mendapatkan gambaran mengenai kondisi yang lebih aktual.

Selain itu, konsumen sebaiknya tidak hanya membaca review positif. Review negatif juga penting karena dapat menunjukkan kekurangan produk. Dari sana, konsumen bisa menilai apakah kekurangan tersebut masih dapat diterima atau justru menjadi masalah bagi kebutuhannya.

Pada akhirnya, review dan rating memang dapat memengaruhi keputusan pembelian, tetapi konsumen tetap perlu berpikir kritis. Jangan hanya terpaku pada jumlah bintang atau satu komentar saja. Membandingkan beberapa review, memperhatikan pengalaman yang berulang, dan menyesuaikannya dengan kebutuhan pribadi dapat membantu konsumen membuat keputusan yang lebih tepat.

Di tengah semakin mudahnya berbelanja secara digital, kemampuan membaca informasi dengan kritis menjadi semakin penting. Review dan rating bukan sekadar angka atau komentar di halaman produk, tetapi bagian dari informasi yang dapat membantu konsumen sebelum menentukan pilihan.

Penulis: Anggi Tasari, Listia Ningsih, Muhammad Faruq, Rosmawati