Tari Miyang: Tradisi Tuban yang Menghormati Alam dari Tuban

Saya adalah seorang Mahasiswa Teknik Lingkungan di Universitas Jember
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Roshad Mansury tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tari Miyang adalah salah satu warisan budaya yang berasal dari Tuban, kota kecil di pesisir utara Jawa Timur. Tuban dikenal sebagai Kota Bumi Wali yang memiliki sejarah erat dengan perkembangan agama Islam di Pulau Jawa. Selain itu, Tuban juga kaya akan tradisi unik, salah satunya adalah Tari Miyang, sebuah tarian yang hingga kini masih terus dilestarikan oleh masyarakat pesisir.

Tari Miyang biasanya dipentaskan dalam Larung Sesaji atau Sedekah Laut. Kata miyang dalam bahasa Jawa berarti "berlayar" atau "melaut". Tarian ini menceritakan perjalanan para nelayan yang pergi melaut dan rasa syukur atas hasil laut yang melimpah. Melalui Tari Miyang, masyarakat Tuban mengekspresikan harapan agar selalu diberikan keselamatan dan rezeki yang berlimpah dari laut.
Dalam pertunjukannya, Tari Miyang dibawakan oleh para penari perempuan dengan gerakan lembut dan gemulai, seolah-olah menggambarkan ombak laut yang tenang dan perjalanan perahu nelayan. Gerakan-gerakan ini menjadi lambang keharmonisan antara manusia dan alam, khususnya laut sebagai sumber penghidupan.
Dari sisi pendidikan, Tari Miyang erat kaitannya dengan nilai-nilai Pancasila. Tradisi ini mencerminkan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, melalui rasa syukur masyarakat kepada Tuhan atas karunia hasil laut. Selain itu, pelaksanaan Larung Sesaji menunjukkan nilai gotong royong dan persatuan warga yang sesuai dengan sila ketiga, Persatuan Indonesia.
Tari Miyang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga menyampaikan pesan moral tentang pentingnya menjaga alam dan memperkuat rasa kebersamaan.
Sebagai mahasiswa, saya merasa bangga bahwa Indonesia memiliki banyak tarian daerah seperti Tari Miyang yang mengajarkan kita untuk hidup berdampingan dengan alam dan sesama manusia. Budaya seperti ini harus terus dikenalkan dan dilestarikan agar tidak punah di tengah arus modernisasi yang semakin kuat.
