Kumparan Logo

Mereka, Pemain-pemain Monaco yang Bisa Mengancam City

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Monaco masih punya kans singkirkan City. (Foto: Eric Gaillard/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Monaco masih punya kans singkirkan City. (Foto: Eric Gaillard/Reuters)

AS Monaco harus meraih kemenangan minimal dua gol tanpa balas ke gawang Manchester City pada Kamis (16/3/2017) dini hari WIB. Pada leg I 16 besar Liga Champions beberapa pekan lalu, Monaco takluk 3-5 di kandang City.

Misi yang tak mustahil, sebenarnya, apalagi mereka akan tampil di Stade Louis II yang tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi kesebelasan yang ditukangi Leonardo Jardim itu. Berikut merupakan daftar pemain yang berpotensi merealisasikan ambisi Monaco pada laga nanti.

Radamael Falcao

Radamel Falcao (Foto: Darren Staples/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Radamel Falcao (Foto: Darren Staples/Reuters)

Haram rasanya jika menyingkirkan nama Radamael Falcao dari daftar ini. Alasannya jelas, pemain berjuluk El Tigre tersebut merupakan mesin gol Monaco musim ini. Setelah terlunta-lunta di Premier Legue, Falcao kembali ke performa terbaiknya melalui torehan 24 gol dari total 31 laga yang ia lakoni di semua ajang.

Selain itu, keganasan Falcao saat tampil di kandang juga patut diwaspadai oleh City. Pada empat laga terakhir yang digelar di Stade Louis II, topskorer sepanjang masa Tim Nasional Kolombia itu berhasil membukukan 5 gol dan 2 assist. Jika di Etihad Stadium saja ia mampu mencetak brace, lantas berapa gol yang bisa ia sarangkan di markas Monaco dini hari nanti?

Kylian Mbappe

Bila Falcao adalah Batman, maka Kylian Mbappe adalah Robin yang siap datang kala seniornya itu membutuhkan bantuan. Di usianya yang baru menginjak 18 tahun, Mbappe telah menjelma menjadi salah satu pemain andalan tim. Di ajang Ligue 1, ia telah menyumbangkan 10 gol dan 5 asisst.

X post embed

City juga telah merasakan sendiri bahaya laten Mbappe setelah kecolongan satu gol dari kaki kanan pemain berdarah Kamerun itu. Akselerasi, penempatan posisi, serta penyelesaian yang apik seakan terlalu dini bagi pemuda yang pada umumnya masih kelas 3 Sekolah Menengah Atas (SMA) itu. Maka tak ayal jika namanya dibandingkan dengan Thierry Henry, yang juga jebolan akademi Monaco tersebut.

Fabinho

Kunci agresivitas Monaco tak hanya terletak pada lini serang mereka, tapi juga kemampuan lini kedua dalam mengonversi peluang yang ada, dan Fabinho merupakan kandidat terkuat untuk berkontribusi pada gol Monaco.

Meski berposisi sebagai gelandang bertahan, pemain yang pernah terdaftar sebagai penggawa Real Madrid itu terhitung aktif dalam menyumbangkan gol bagi Les Monégasques. Fabinho menduduki peringkat keempat di tim dalam urusan mencetak gol, di bawah Falcao, Mbappe, dan Valere Germain dengan torehan tujuh golnya.

X post embed

Sumbangsih sepasang assist di perjumpaan pertama juga cukup menggambarkan peran pentingnya di lini tengah. Tak hanya dari segi agresivitas, Fabinho juga tak melupakan tugasnya untuk menghadang laju lawan. Pemain asal Brasil itu mencatatkan rata-rata 3,1 tekel per laga di Ligue 1, jumlah terbanyak dibanding rekan-rekan setimnya.

Danijel Subasic

Sedikit aneh memang mencantumkan nama Danijel Subasic pada daftar ini, mengingat ia bertanggung jawab pada gol kedua City pada leg pertama. Kendati demikian, peran Subasic tetaplah penting. Pasalnya, kiper berusia 32 tahun itu merupakan pilar penting untuk memperkecil margin dua gol yang dibutuhkan Monaco. Maka dari itu, wajib hukumnya bagi Subasic untuk meminimalisir jumlah gol yang masuk ke gawangnya demi mempermudah beban rekan-rekan setimnya.

Sebagai catatan, Subasic kembali melakukan blunder di pertandingan teranyar Ligue 1, tepatnya saat Monaco menang tipis 2-1 atas Bordeaux. Tapi justru itu kuncinya, seorang penjaga gawang dituntut tampil tanpa celah karena posisinya yang teramat vital.

X post embed