Rossi: Kecelakaan, Patah Tulang, Dioperasi, Lalu Siap Balapan Lagi

kumparanSPORTverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rossi menjaga asa meraih gelar juara. (Foto: MotoGP)
zoom-in-whitePerbesar
Rossi menjaga asa meraih gelar juara. (Foto: MotoGP)

Yah, namanya juga Valentino Rossi. Jika Anda geleng-geleng kepala melihat judul di atas, percayalah… kami juga.

Ada cerita dulu sekali ketika Rossi masih lebih muda dari sekarang, ketika usianya belum menyentuh kepala tiga. Sebagai rider, Rossi muda dikenal sebagai sosok yang tidak kenal takut. Yang ia tahu hanyalah tampil menghibur dan menggeber gas sedalam-dalamnya.

Ketika ada beberapa wartawan bertanya kepadanya soal apa kuncinya bisa bertahan di papan atas, Rossi menjawab dengan cengiran khasnya: “Full throttle.”

Ya, tancap gas, jawabnya.

Sepanjang kariernya, Rossi sudah tujuh kali menjadi juara dunia. Pada musim terakhir, ketika usianya sudah menyentuh angka 37, ia masih bisa menjadi runner-up. Selama kariernya yang terentang cukup panjang, bukan cuma gelar juara saja yang pernah ia kecap, tetapi juga berbagai crash dan cedera.

Yang teranyar, pebalap kelahiran Urbino, Italia, ini mengalami kecelakaan ketika belatih pada Kamis (31/8). Menurut laporan AP, Rossi mengalami patah tulang tibia dan fibula dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk dioperasi.

Operasi penyambungan tulang tersebut pun berjalan sukses. Pen logam untuk menyangga tulangnya pun sudah berhasil dipasang. Setelah menjalani operasi pada malam hari itu pun Rossi harus menginap di rumah sakit.

Normalnya, cedera patah tulang itu membuat seorang pebalap harus menepi beberapa saat. Namun, Rossi (merasa) berbeda. Menurut penuturannya, ketika ia terbangun di pagi hari, ia sudah merasa lebih baik.

X post embed

X post embed

“Operasinya berjalan lancar. Pagi ini, saya terbangun dan saya merasa baik-baik saja,” ujarnya seperti dilansir AP.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya siap untuk “mengendarai motor sesegera mungkin”.

Sementara itu, Raffaele Pascarella, dokter bedah yang mengoperasi Rossi juga membenarkan bawa operasi tersebut berjalan lancar. Namun, ia tidak menyebut berapa lama Rossi harus beristirahat.

“Valentino baik-baik saja dan menurut saya, itulah kabar terpenting untuk kita semua dan juga fans-nya,” kata Pascarella.

Rossi finis di posisi ketiga pada balapan di Inggris, 27 Agustus silam. Balapan berikutnya akan berlangsung di Misano, San Marino, pada 10 September 2017. Bisakah Rossi membalap di balapan tersebut?

===

*catatan editor: Rossi akhirnya dinyatakan harus beristirahat 30-40 hari untuk cedera patah tulangnya. Perkembangan terbaru mengenai kondisinya sudah di-update melalui berita berikut: Usai Kecelakaan dan Patah Tulang, Rossi Diminta Beristirahat 30-40 Hari.