Konten dari Pengguna

Melihat Dari Dekat: Mahasiswa Meliput Dampak Vandalisme di Baturaden

Athaillah Andreano Kusworo

Athaillah Andreano Kusworo

Mahasiswa prodi lmu komunikasi Universitas Amikom Purwokerto

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Athaillah Andreano Kusworo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Baturaden, Sebagai salah satu destinasi wisata alam favorit di Banyumas, Baturaden selama ini dikenal dengan keindahan alam dan fasilitas yang memadai untuk pengunjung, namun, belakangan ini muncul masalah yang mengancam citra daerah Baturaden aksi vandalisme yang merusak fasilitas umum dan area wisata pada 12 November 2025

Mahasiswa Ilmu Komunikasi yang sedang melakukan peliputan di lapangan mendapati beberapa titik coretan grafiti di dinding-dinding dan bangunan fasilitas umum, serta kerusakan pada sarana seperti tempat duduk dan lampu taman. Perbuatan ini tidak hanya merusak estetika, tetapi juga mengurangi kenyamanan wisatawan yang datang berkunjung

Fasilitas umum menjadi sasaran pelaku vandalisme (Dokumentasi Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Fasilitas umum menjadi sasaran pelaku vandalisme (Dokumentasi Pribadi)

Menurut laporan dari warga sekitar, pelaku vandalisme menggunakan cat semprot dan benda tajam yang merusak berbagai fasilitas yang sejatinya harus dijaga bersama. Kerusakan ini membuat warga dan pengelola wisata geram dan mengkhawatirkan dampaknya terhadap citra pariwisata Baturaden yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

Salah seorang warga, Ziya (20 tahun), menyampaikan kekesalannya, “Jujur saya melihatnya miris, tempat dah bagus malah jadi rusak oleh tindakan vandalisme seperti ini. Kalo begini terus bayak merugikan semua pihak, terutama pelaku pariwisata dan warga yang bergantung untuk penghidupan.” Ziya berharap aparat keamanan dapat segera bertindak tegas.

Hasil Vandalisme yang dilakukan oleh pelaku (Dokumentasi Pribadi)

Pihak pemerintah daerah telah merespons dengan meningkatkan pengawasan dan pengamanan, serta melibatkan komunitas lokal dalam patroli keamanan. Namun, warga berharap ada pendekatan yang lebih edukatif untuk mengurangi perilaku merusak tersebut.

Dari sisi akademis, vandalisme seperti ini mencerminkan kurangnya kesadaran sosial dan tanggung jawab setiap orang, sesuatu yang bisa jadi permasalahan lintas generasi dan lingkungan sosial. Sebagai mahasiswa yang peduli, kami melihat pentingnya kesadaran lingkungan yang tidak hanya bersifat represif tetapi juga membangun kesadaran kritis di kalangan muda.

Aksi Vandalisme yang dilakukan di fasilitas umum (Dokumentasi Pribadi)

Dalam upaya pemulihan ini, warga dan pemerintah setempat bahu-membahu memperbaiki kerusakan yang ada dengan semangat gotong-royong. Diharapkan masyarakat luas dan pengunjung dapat berpartisipasi menjaga keindahan Baturaden demi kelangsungan pariwisata dan kesejahteraan warga lokal.

Melalui peliputan ini, saya mengajak semua pihak untuk berkolaborasi menjaga lingkungan dan fasilitas umum agar Baturaden tetap menjadi tempat yang menyenangkan dan indah dikunjungi, bukan hanya hari ini tapi untuk generasi mendatang.

Pihak keamanan setempat telah meningkatkan patroli rutin di berbagai titik rawan, namun upaya preventif juga disarankan agar melibatkan masyarakat demi pengawasan bersama. Dampak dari vandalisme yang terjadi ini, kini sedang dalam proses perbaikan dengan kerja gotong-royong warga dan dukungan pemerintah daerah. Meski mengalami berbagai tantangan seperti keterbatasan anggaran dan sumber daya, semangat warga untuk menjaga Baturaden tetap asri tidak pernah surut.

Insiden ini menjadi peringatan nyata akan perlunya kesadaran bersama menjaga lingkungan dan fasilitas umum yang bukan hanya milik pemerintah, tapi juga milik bersama. Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan pengawasan dan edukasi serta berharap masyarakat dapat berkontribusi aktif dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan indah bagi semua pengunjung dan warga sekitar.

Seluruh berbagai kalangan masyarakat diimbau untuk berperan aktif serta menjaga keamanan dan kebersihan kawasan wisata Baturaden agar kejadian vandalisme dapat diminimalisir dan tempat wisata ini tetap menjadi destinasi favorit yang membanggakan Banyumas.