Bagaimana Cara Menjaga Pandangan Menurut Al-Quran
Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menjaga pandangan merupakan salah satu perintah Allah yang sering kali luput dari perhatian. Padahal, perintah ini memiliki dampak besar terhadap kesucian hati dan kesehatan spiritual seseorang.
Dalam kehidupan modern yang dipenuhi berbagai stimulus visual, kemampuan menahan pandangan dari hal-hal terlarang menjadi tantangan tersendiri. Namun, Al-Quran telah memberikan panduan jelas tentang bagaimana umat Islam seharusnya mengelola pandangan mereka dalam keseharian.
Pengertian dan Dasar Hukum Menjaga Pandangan dalam Islam
Menjaga pandangan dalam bahasa Arab disebut ghadhul bashar, yaitu menahan dan mengalihkan pandangan dari segala sesuatu yang diharamkan Allah. Ini termasuk melihat aurat orang lain dan hal-hal yang dapat memicu syahwat atau perbuatan maksiat.
Perintah utama tentang menjaga pandangan terdapat dalam Surah An-Nur ayat 30. Allah SWT berfirman: Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menundukkan pandangannya dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.
Menurut skripsi Riski Yadi (Th. 2023) yang berjudul "Menjaga Pandangan Perspektif Al-Quran pada Surah An-Nur:30", ayat ini mengandung beberapa elemen penting. Kata qul atau katakanlah menunjukkan urgensi tinggi dari pesan ini kepada Rasulullah untuk disampaikan kepada umat.
Selanjutnya, frasa yaghudhuu min absharihim bermakna menundukkan atau menahan pandangan. Ini bukan berarti menutup mata sepenuhnya, melainkan tidak menatap dengan sengaja atau berulang kali terhadap sesuatu yang dilarang.
Frasa yahfazhu furujahum artinya memelihara kemaluan. Ada hubungan sebab-akibat yang jelas antara menjaga pandangan dengan menjaga kemaluan dari perbuatan zina. Mata adalah pintu gerbang masuknya godaan, sehingga menjaganya adalah langkah pertama melindungi diri dari dosa yang lebih besar.
Hikmah di balik perintah ini sangat mendalam. Menjaga pandangan dapat menjaga kesucian hati dan pikiran, melindungi dari perbuatan maksiat, membentuk masyarakat yang bermoral, serta mendatangkan ketenteraman jiwa. Allah menegaskan bahwa perilaku ini adalah jalan menuju kesucian yang lebih tinggi.
Cara-Cara Praktis Menjaga Pandangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Menerapkan perintah menjaga pandangan di era digital memerlukan strategi konkret. Berikut beberapa cara praktis yang bisa dilakukan setiap Muslim dalam kehidupan sehari-hari.
1. Menundukkan pandangan saat berpapasan dengan lawan jenis yang bukan mahram
Cara paling dasar adalah mengalihkan pandangan secara spontan ketika tidak sengaja melihat. Jangan menatap atau memandang berulang kali meski ada kesempatan. Dalam interaksi yang memang diperlukan, seperti urusan pekerjaan atau pendidikan, jaga tatapan agar tetap sopan dan tidak berlebihan.
2. Menjauhi tempat dan media yang memicu pandangan haram
Selektif dalam menonton televisi, film, dan menggunakan media sosial. Hindari konten pornografi dan gambar vulgar yang kini sangat mudah diakses. Pilih lingkungan pergaulan yang baik dan mendukung ketakwaan.
3. Memperkuat benteng spiritual
Perbanyak ibadah dan dzikir untuk menguatkan iman. Berpuasa sunnah juga dianjurkan sebagai cara meredam syahwat. Senantiasa mengingat bahwa Allah selalu mengawasi, konsep yang dikenal sebagai muraqabah, dapat membantu menahan diri dari pandangan terlarang.
4. Menjaga adab dalam berinteraksi
Hindari berkhalwat atau menyendiri dengan lawan jenis yang bukan mahram. Jaga jarak dan batasan pergaulan sesuai syariat. Berbicaralah seperlunya dalam urusan yang memang dibenarkan dan tidak menimbulkan fitnah.
5. Segera menikah bagi yang mampu
Pernikahan adalah solusi penyaluran kebutuhan biologis secara halal. Bagi yang sudah mampu secara materi dan mental, menikah dapat membantu menjaga pandangan dan kesucian diri secara menyeluruh.
Menjaga pandangan bukan sekadar larangan, melainkan benteng perlindungan diri dari berbagai kemaksiatan. Dengan menerapkan langkah-langkah praktis di atas, setiap Muslim dapat menjalani kehidupan yang lebih suci dan diridhoi Allah SWT.
Revewed: Doel Rohim, S.Hum.