Dakwah Terang-terangan: Pengertian dan Sejarah Awal Perintah Nabi Muhammad SAW
Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dakwah terang-terangan menjadi tonggak penting dalam sejarah penyebaran Islam. Peralihan dari dakwah secara sembunyi-sembunyi ke dakwah secara terbuka membawa dampak besar terhadap perkembangan umat Islam di masa awal. Melalui pendekatan ini, ajaran Islam mulai dikenal luas di tengah masyarakat Mekah dan sekitarnya.
Apa yang Dimaksud dengan Dakwah Terang-terangan?
Pada fase awal, dakwah terang-terangan merujuk pada seruan ajaran Islam yang dilakukan secara terbuka di hadapan masyarakat. Dalam buku Sejarah Peradaban Islam (2023) oleh Nafi’ Atutsani, dkk., disebutkan bahwa perubahan metode ini menjadi titik balik dalam perjuangan Rasulullah.
Definisi Dakwah Terang-terangan
Dakwah terang-terangan adalah penyampaian ajaran Islam secara terbuka di muka umum. Kegiatan ini dilakukan tanpa rasa takut dan tidak lagi terbatas pada kelompok kecil atau keluarga terdekat Nabi Muhammad SAW.
Perbedaan dengan Dakwah Secara Sembunyi-sembunyi
Berbeda dengan dakwah sembunyi-sembunyi yang hanya melibatkan orang-orang terdekat, dakwah terang-terangan menyasar masyarakat luas. Cara penyampaiannya pun lebih terbuka dan langsung, sehingga lebih banyak orang dapat mendengar risalah Islam.
Tujuan Dakwah Terang-terangan
Tujuan utama dari dakwah terang-terangan adalah memperkenalkan Islam kepada seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, metode ini bertujuan memperkuat posisi umat Islam dan menegaskan eksistensi ajaran tauhid di tengah masyarakat yang masih memegang tradisi lama.
Sejarah Dimulainya Dakwah Terang-terangan oleh Nabi Muhammad SAW
Peralihan ke dakwah terang-terangan menjadi strategi baru dalam menyampaikan risalah Islam. Perintah ini turun setelah tiga tahun masa dakwah secara sembunyi-sembunyi.
Kapan Nabi Muhammad SAW Memulai Dakwah Terang-terangan?
Rasulullah mulai berdakwah secara terang-terangan ketika mendapat wahyu dari Allah untuk menyampaikan risalah secara terbuka. Perintah ini terjadi sekitar tahun keempat kenabian di Mekah.
Peristiwa Penting dalam Awal Dakwah Terang-terangan
Salah satu peristiwa awal yang dikenal adalah ketika Nabi Muhammad SAW mengumpulkan keluarga besarnya di Bukit Shafa. Melalui momen ini, beliau mengajak mereka untuk memeluk Islam dan meninggalkan tradisi jahiliyah.
Tantangan dan Respons Masyarakat Quraisy
Respons masyarakat Quraisy terhadap dakwah terang-terangan cukup keras. Banyak penolakan, ancaman, hingga intimidasi yang dialami umat Islam. Namun, semangat para sahabat dan kekuatan iman menjadi modal penting untuk bertahan menghadapi ujian tersebut.
Signifikansi Dakwah Terang-terangan dalam Perkembangan Islam
Dakwah terang-terangan memiliki peran besar dalam memperluas jangkauan Islam. Metode ini juga memicu perubahan sosial di tengah masyarakat Mekah.
Pengaruh terhadap Penyebaran Islam
Dengan dakwah terang-terangan, ajaran Islam semakin dikenal dan banyak orang mulai tertarik untuk mendalami agama baru ini. Penyebaran Islam menjadi lebih cepat dan terbuka.
Sumber Sejarah Dakwah Terang-terangan
Sebagaimana dijelaskan dalam Sejarah Peradaban Islam karya Nafi’ Atutsani, dkk., dakwah terang-terangan menandai perubahan signifikan dalam pola dakwah Rasulullah dan menjadi salah satu faktor utama berkembangnya Islam di Jazirah Arab.
Kesimpulan
Dakwah terang-terangan menjadi langkah strategis dalam sejarah Islam yang ditandai dengan perubahan cara penyampaian risalah. Melalui metode ini, ajaran Islam dapat tersebar lebih luas dan diterima oleh berbagai kalangan masyarakat. Meski menghadapi tantangan berat, dakwah terang-terangan membawa pengaruh besar dalam perkembangan Islam hingga kini.
Revewed by Doel Rohim S.Hum.