Konten dari Pengguna

Hadis Ma'lul: Pengertian, Contoh, dan Pembahasan ‘Illat

R

Ruang Kajian

Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto by istock
zoom-in-whitePerbesar
Foto by istock

Hadis Ma’lul menjadi salah satu istilah penting dalam kajian ilmu hadis. Mengetahui apa itu hadis ma'lul, bagaimana ciri-cirinya, serta contoh kasusnya sangat membantu dalam memahami keaslian dan kualitas periwayatan hadis. Artikel ini akan membahas secara ringkas tentang hadis ma'lul, konsep ‘illat yang menjadi penyebabnya, dan contoh riwayat yang termasuk dalam kategori ma'lul.

Apa Itu Hadis Ma'lul?

Hadis ma'lul merupakan salah satu kategori dalam ilmu hadis yang banyak dibahas oleh para ulama. Istilah ini merujuk pada hadis yang di dalamnya ditemukan cacat tersembunyi yang tidak tampak jelas pada awal pemeriksaan. Cacat ini baru diketahui setelah dilakukan penelitian mendalam oleh para ahli hadis.

Secara sederhana, hadis ma'lul adalah hadis yang riwayatnya mengandung kelemahan tersembunyi. Cacat tersebut tidak langsung terlihat, sehingga diperlukan keahlian khusus untuk menemukannya. Para ulama hadis biasanya mampu mengidentifikasi adanya kejanggalan pada sanad atau matan hadis.

Ciri utama hadis ma'lul adalah adanya illat atau cacat yang samar, baik pada perawi maupun isi hadis. Kriteria ma'lul misalnya terdapat perbedaan riwayat atau penyimpangan yang tidak terdeteksi oleh pemeriksaan biasa. Oleh karena itu, hadis ini memiliki derajat yang lemah jika dibandingkan dengan hadis sahih.

Kutipan dari Buku "Hadis Ma’lul & Kehujjahannya" oleh Dr. Wahidul Anam, M.Ag

Menurut penjelasan Dr. Wahidul Anam, dalam buku Hadis Ma'lul dan Kehujjahannya (2019) hadis ma'lul adalah hadis yang “secara lahir tampak selamat dari cacat, namun setelah dikaji lebih dalam oleh para ahli ternyata terdapat kecacatan yang tersembunyi dalam sanad atau matannya.”

Dalam hal ini Konsep ‘illat menjadi kunci utama dalam memahami hadis ma'lul. Ilmu hadis membahas ‘illat sebagai sebab tersembunyi yang dapat memengaruhi keabsahan sebuah riwayat.

‘Illat adalah istilah untuk menyebut cacat atau kekurangan yang tersembunyi dalam suatu hadis. Biasanya, ‘illat tidak mudah ditemukan kecuali dengan pengetahuan dan pengalaman mendalam dalam bidang hadis.

Hubungan ‘Illat dan Ma'lul dalam Studi Hadis

Hadis yang terkena ‘illat disebut sebagai hadis ma'lul. Jadi, hubungan keduanya sangat erat karena ‘illat adalah penyebab utama suatu hadis digolongkan sebagai ma'lul. Proses identifikasi ‘illat dilakukan dengan membandingkan berbagai jalur periwayatan dan isi hadis.

Kutipan Penjelasan tentang ‘Illat dari Buku Hadis Ma’lul

Seperti dijelaskan dalam buku yang sama, ‘illat merupakan “cacat yang tersembunyi di balik keumuman sanad yang tampak sahih”. Hal ini menunjukkan bahwa penelitian mendalam sangat penting untuk menemukan ‘illat tersebut.

Contoh Hadis Ma'lul dalam Literatur

Pembahasan mengenai contoh hadis ma'lul sangat penting untuk memperjelas konsep ini. Ada sejumlah hadis yang secara lahir tampak sahih, namun ditemukan cacat setelah dilakukan penelitian.

Salah satu contoh yang disebutkan para ulama adalah hadis mengenai niat puasa. Ada riwayat yang menyebutkan bahwa “Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari, maka tidak ada puasa baginya.” Namun, penelitian mendalam menunjukkan adanya perbedaan dalam sanad dan matan yang menyebabkan hadis ini tergolong ma'lul.

Hadis tersebut di atas tampak sahih jika hanya melihat perawinya. Namun, perbandingan dengan riwayat lain mengungkapkan perbedaan dan cacat pada sanad, sehingga para ahli hadis menyimpulkan hadis tersebut tergolong ma’lul.

Dalam buku Hadis Ma’lul & Kehujjahannya, disebutkan bahwa “sering kali hadis yang secara lahir diterima, ternyata setelah diteliti lebih dalam ditemukan kelemahan tersembunyi yang tidak diketahui kecuali oleh para pakar hadis”.

Maka dari hal itu, bida ditarik kesimpulan bahwa mempelajari hadis ma'lul pada akhirnya akan memberikan pemahaman mendalam tentang kualitas suatu riwayat dalam Islam. Hadis ma'lul menjadi pelajaran penting agar kita lebih hati-hati dalam menerima dan mengamalkan sebuah hadis.

Tidak hanya itu, dengan memahami hadis ma’lul, para peneliti dan masyarakat dapat menilai keotentikan hadis yang beredar. Hal ini membantu menjaga kemurnian ajaran Islam dan menghindari kekeliruan dalam beragama.

Mengetahui konsep hadis ma'lul dan ‘illat memberikan wawasan tentang pentingnya validasi dalam ilmu hadis. Selain itu, studi ini juga ikut memperkuat landasan keilmuan dalam memahami sumber ajaran Islam sesuai dengan tuntunan Al Quran.

Reviwed by Doel Rohim S.Hum