Hukum Puasa Tidak Sahur: Penjelasan Menurut Ulama dan Dalilnya
Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa Ramadan merupakan ibadah penting bagi umat Islam. Salah satu kebiasaan yang lekat dengan puasa adalah makan sahur sebelum fajar. Namun, banyak yang bertanya-tanya mengenai hukum puasa tidak sahur, apakah ibadahnya tetap sah, serta apa saja hikmah di balik anjuran sahur.
Pengertian Sahur dan Puasa
Sahur adalah makan atau minum yang dilakukan menjelang waktu subuh sebagai persiapan menjalani puasa. Sementara itu, puasa sendiri berarti menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Dalam Islam, sahur dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan, namun yang menjadi syarat utama sahnya puasa adalah niat yang dilakukan sebelum fajar. Menurut fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Bâz, dalam karyanya Majmu' Fatawa wa Maqalat Mutanawwi'ahsahur (2002) bukanlah syarat sah puasa.
Apakah Puasa Tidak Sahur Tetap Sah?
Banyak orang mengira puasa harus diawali dengan sahur agar sah secara hukum agama. Padahal, inti kewajiban terletak pada niat puasa, bukan pada aktivitas sahur itu sendiri.
Dalil dan Penjelasan Ulama
Dalam berbagai penjelasan, para ulama menegaskan bahwa puasa tetap sah walaupun seseorang tidak makan sahur, selama ia telah berniat puasa sebelum fajar. Hal ini sesuai dengan prinsip umum dalam ibadah puasa yang ditekankan pada niat, bukan pada konsumsi makanan sahur.
Kutipan Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Bâz
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Bâz menegaskan, sahur hanyalah sunnah dan bukan syarat sah puasa. Artinya, jika seseorang tidak sempat sahur, puasanya tetap dianggap sah selama sudah berniat sejak malam hari ("Sahur Bukan Syarat Sah Puasa").
Hikmah dan Keutamaan Sahur
Sahur memang tidak wajib, tetapi sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Selain sebagai bentuk mengikuti sunnah Nabi, sahur juga memiliki manfaat yang tidak sedikit.
Manfaat Sahur bagi Puasa
Berbuka sahur membantu menjaga stamina tubuh selama berpuasa dan mengurangi rasa lapar maupun haus di siang hari. Sahur juga memberikan energi untuk beraktivitas dan mencegah lemas saat menjalankan puasa.
Sunnah dan Anjuran dalam Sahur
Dalam hadis, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk makan sahur walau hanya dengan seteguk air. Melakukan sahur juga menjadi pembeda puasa umat Islam dengan puasa umat lain. n
Hukum puasa tidak sahur tetap sah selama niat sudah dilakukan sebelum fajar. Sahur memang sangat dianjurkan karena mengandung banyak manfaat, tetapi tidak menjadi syarat syahnya puasa. Oleh karena itu, jika seseorang terlewat sahur, tidak perlu khawatir puasanya batal selama niat sudah terpatri.
Revewed by Doel Rohim. S.Hum.