Karomah: Pengertian dan Contohnya dalam Islam
Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karomah sering menjadi pembahasan menarik dalam tradisi Islam, terutama saat membicarakan keistimewaan para wali Allah. Istilah ini merujuk pada kejadian luar biasa yang dialami oleh hamba Allah yang taat. Memahami apa itu karomah serta contohnya akan membantu masyarakat melihat fenomena ini secara bijak.
Apa Itu Karomah?
Konsep karomah dikenal luas di tengah masyarakat Muslim. Menurut penelitian Ali Mahrus berjudul Konsep Sihir dan Karamah dalam Al-Qur'an, karomah adalah peristiwa luar biasa yang diberikan Allah kepada hamba-Nya yang saleh, tanpa didahului permintaan atau latihan khusus seperti halnya sihir. Karomah berbeda dari mu’jizat maupun sihir, baik dari tujuan maupun pelakunya.
Definisi Karomah Menurut Para Ulama
Karomah didefinisikan sebagai kejadian istimewa yang muncul pada seseorang yang istiqamah dalam ketaatan, sebagai bentuk kemuliaan dari Allah. Dalam tradisi Islam, karomah diyakini terjadi tanpa campur tangan makhluk lain dan tidak bisa direkayasa.
Perbedaan Karomah, Sihir, dan Mu’jizat
Karomah bersumber dari Allah dan diberikan kepada wali, sedangkan mu’jizat hanya diberikan kepada nabi dan rasul. Sementara itu, sihir berasal dari upaya manusia atau makhluk halus dan biasanya bertujuan menyesatkan. Perbedaan utama terletak pada tujuan serta siapa yang mendapatkannya.
Dalil Al-Qur’an tentang Karomah
Al-Qur’an mengisahkan beberapa peristiwa luar biasa yang dialami hamba saleh, seperti kisah Maryam yang diberi rezeki langsung oleh Allah, hal itu sesuai dengan firman allah dalam Al-Qur'an:
fa taqabbalahâ rabbuhâ biqabûlin ḫasaniw wa ambatahâ nabâtan ḫasanaw wa kaffalahâ zakariyyâ, kullamâ dakhala ‘alaihâ zakariyyal-miḫrâba wajada ‘indahâ rizqâ, qâla yâ maryamu annâ laki hâdzâ, qâlat huwa min ‘indillâh, innallâha yarzuqu may yasyâ'u bighairi ḫisâb
Dia (Allah) menerimanya (Maryam) dengan penerimaan yang baik, membesarkannya dengan pertumbuhan yang baik, dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakaria. Setiap kali Zakaria masuk menemui di mihrabnya, dia mendapati makanan di sisinya. Dia berkata, “Wahai Maryam, dari mana ini engkau peroleh?” Dia (Maryam) menjawab, “Itu dari Allah.” Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa perhitungan. (QS Ali Imran: 37)
Contoh-Contoh Karomah dalam Sejarah Islam
Sepanjang sejarah Islam, banyak catatan tentang karomah yang dialami para wali Allah. Fenomena ini dipandang sebagai tanda keistimewaan dari Allah kepada hamba-Nya yang taat.
Karomah Para Wali Allah
Para wali dikenal memiliki karomah, seperti mampu membaca hati, mengetahui kejadian di kejauhan, atau selamat dari bahaya yang tak masuk akal secara logika. Namun, karomah dianggap bukan tujuan utama ibadah.
Kisah Karomah dari Al-Qur’an
Kisah Ashabul Kahfi menunjukkan karomah yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan teguh mempertahankan tauhid. Tidurnya mereka selama ratusan tahun dalam keadaan terlindungi merupakan bukti kekuasaan Allah yang melampaui hukum kebiasaan manusia, sekaligus penguatan bagi orang-orang beriman akan kebenaran janji-Nya.
Karomah harus diyakini sebagai anugerah Allah, bukan hasil usaha manusia. Karomah juga tidak menjadikan seseorang lebih tinggi derajatnya dari nabi atau rasul.
Kesimpulan: Hikmah dan Relevansi Karomah Bagi Umat Islam
Karomah menjadi bukti kekuasaan Allah yang diberikan kepada hamba pilihan. Namun, fokus utama umat Islam tetap pada meneladani ketaatan dan keikhlasan para wali, bukan mengejar peristiwa luar biasa tersebut. Karomah ditujukan sebagai penguat iman, bukan sekadar keajaiban.
Fenomena karomah juga mengingatkan agar umat Islam tidak mudah terpedaya oleh kejadian yang tampak luar biasa. Selalu diperlukan sikap kritis dan berpegang pada ajaran yang benar agar tidak terjebak pada hal yang menyesatkan.
Reviewed by Ajid Fuad Muzaki S.Th.I