Konten dari Pengguna

Keutamaan Hari Jumat dalam Islam: Dalil dan Hikmahnya

R

Ruang Kajian

Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto jamaah orang shalat foto by Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Foto jamaah orang shalat foto by Pexels

Hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Berbeda dengan hari-hari lainnya, Jumat dipenuhi dengan keutamaan yang tidak dimiliki hari lain dalam satu pekan.

Rasulullah SAW sendiri menyebutkan bahwa hari ini adalah yang terbaik di antara semua hari. Memahami keistimewaan ini dapat membantu umat Muslim untuk memaksimalkan ibadah dan meraih keberkahan yang Allah SWT sediakan secara khusus pada hari ini.

Mengapa Hari Jumat Disebut Sebagai Sayyidul Ayyam (Penghulu Hari)?

Hari Jumat dijuluki Sayyidul Ayyam atau penghulu hari karena berbagai peristiwa besar terjadi pada hari ini. Rasulullah SAW bersabda dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah:

Sebaik-baik hari yang terbit matahari padanya adalah hari Jumat. Pada hari itu diciptakan Adam, pada hari itu pula dia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu pula dia dikeluarkan darinya. Dan hari kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat. (HR. Muslim)

Hadits ini menunjukkan bahwa tiga peristiwa penting dalam sejarah manusia terjadi pada hari Jumat. Pertama, penciptaan Nabi Adam AS sebagai manusia pertama. Kedua, masuk dan keluarnya Adam dari surga. Ketiga, terjadinya hari kiamat yang menjadi penutup kehidupan dunia.

Menurut buku Keutamaan Hari Jumat dan Sunnah-sunnahnya (2013) karya Dr. Amin bin Abdullah asy-Syaqawi, Allah memberikan hidayah kepada umat Muhammad SAW dengan hari Jumat sementara umat terdahulu mendapat hari Sabtu dan Ahad. Hal ini menunjukkan kasih sayang Allah kepada umat Islam yang diberikan hari paling mulia.

Hari Jumat juga menjadi hari raya bagi umat Islam yang berulang setiap pekan. Berbeda dengan hari raya lain yang datang setahun sekali, Jumat hadir setiap minggu sebagai waktu istimewa untuk memperbaharui ketakwaan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Amalan-Amalan Sunnah yang Dianjurkan pada Hari Jumat

Ada beberapa amalan sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan pada hari Jumat. Mengikuti tuntunan ini dapat membantu umat Muslim meraih keberkahan yang telah Allah siapkan.

1. Mandi dan bersuci

Rasulullah SAW menganjurkan setiap Muslim yang hendak menghadiri shalat Jumat untuk mandi terlebih dahulu. Sabda beliau menegaskan pentingnya bersuci sebelum berangkat ke masjid. Waktu yang dianjurkan adalah sebelum berangkat menuju masjid.

2. Memakai pakaian terbaik dan berwewangian

Adab berpenampilan di hari Jumat termasuk amalan yang disukai. Rasulullah SAW menganjurkan agar umat Muslim memakai pakaian bagus dan menggunakan wewangian saat akan shalat Jumat. Ini menunjukkan penghormatan terhadap hari mulia tersebut.

3. Memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Hari Jumat memiliki keutamaan khusus untuk membaca shalawat. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shalawat pada hari ini. Frekuensi dan intensitas shalawat di hari Jumat akan mendatangkan keberkahan tersendiri.

4. Membaca Surah Al-Kahfi

Salah satu amalan istimewa di hari Jumat adalah membaca Surah Al-Kahfi. Dalam hadits disebutkan bahwa siapa yang membaca surah ini pada hari Jumat, maka akan dipancarkan cahaya baginya dari Jumat ke Jumat berikutnya. Amalan ini menjadi pelindung dan penerang sepanjang pekan.

5. Mencari waktu mustajab untuk berdoa

Hari Jumat memiliki satu waktu yang sangat istimewa yang disebut saah mustajabah. Pada waktu ini, doa yang dipanjatkan akan dikabulkan Allah SWT. Ada dua pendapat ulama tentang waktu tersebut. Pendapat pertama menyebutkan waktu ini ada setelah ashar hingga terbenam matahari. Pendapat kedua menyatakan waktu ini adalah saat imam duduk di atas mimbar hingga selesai shalat.

6. Datang lebih awal ke masjid

Berangkat lebih awal ke masjid pada hari Jumat memiliki keutamaan tersendiri. Orang yang datang pada waktu paling awal mendapat pahala seperti menyedekahkan seekor unta. Semakin siang datangnya, pahalanya berkurang hingga seperti menyedekahkan ayam atau telur.

Revewed by Doel Rohim S.Hum.