Konten dari Pengguna

Memahami Islam Berkemajuan: Pilar, Prinsip, dan Ciri-cirinya

R

Ruang Kajian

Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto by Istock
zoom-in-whitePerbesar
Foto by Istock

Islam berkemajuan menjadi salah satu konsep penting dalam pengembangan pemikiran Islam di Indonesia. Istilah ini merangkum nilai-nilai kemajuan yang bersumber dari ajaran Al Quran dan tradisi keilmuan Islam. Banyak organisasi Islam, seperti Muhammadiyah, mengadopsi gagasan ini sebagai strategi dakwah dan pembaruan sosial.

Pengertian Islam Berkemajuan

Memahami Islam berkemajuan berarti melihat Islam sebagai agama yang memajukan peradaban manusia. Konsep ini muncul sebagai respons terhadap tantangan zaman, mengajak umat agar terus memperkuat nilai-nilai keislaman yang kreatif dan adaptif. Menurut dokumen Risalah Islam Berkemajuan yang diterbitkan oleh Pimpinan Pusat Muhamadiyah 2022, Islam berkemajuan menekankan pentingnya pembaharuan yang berakar pada Al Quran dan pengalaman sejarah umat Islam.

Dalam hal ini, Islam berkemajuan tidak sekedar slogan. Konsep ini lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan Islam sebagai kekuatan pembaharu bagi masyarakat. Ajaran Islam dipandang sangat relevan untuk mendorong kemajuan, keadilan, dan kesejahteraan sosial.

Landasan Teologis Islam Berkemajuan

Al Quran menjadi rujukan utama dalam membangun konsep Islam berkemajuan. Nilai-nilai seperti keadilan, ilmu pengetahuan, dan pembebasan manusia banyak disebut dalam ayat-ayat Alquran. Prinsip ini menegaskan bahwa Islam bukan agama yang statis, melainkan membimbing umat untuk terus bergerak maju.

Menurut dokumen Risalah Islam Berkemajuan, “Islam berkemajuan bertumpu pada ajaran Islam yang bersumber pada Alquran dan Sunnah, serta berorientasi pada kemaslahatan umat dan kemajuan peradaban.”

Empat Pilar Gerakan Islam Berkemajuan

Gerakan Islam berkemajuan memiliki empat pilar utama yang menjadi fondasi pergerakannya. Setiap pilar saling melengkapi dan mendorong umat untuk menjadi pribadi yang unggul di segala bidang. Pemahaman yang utuh terhadap keempat pilar ini sangat penting agar praktik Islam tidak terjebak pada rutinitas semata.

Pilar 1: Tauhid yang Murni dan Pembebasan

Tauhid menjadi fondasi utama dalam Islam berkemajuan. Keyakinan kepada Allah membebaskan manusia dari segala bentuk penindasan dan ketergantungan pada makhluk. Nilai tauhid menanamkan sikap merdeka, adil, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Pilar 2: Tajdid (Pembaharuan) Berbasis Ijtihad

Pembaharuan atau tajdid menjadi ciri khas Islam berkemajuan. Prinsip ini menekankan pentingnya ijtihad, yaitu upaya memahami dan menerapkan ajaran Islam sesuai perkembangan zaman. Tajdid mendorong lahirnya inovasi dan pemikiran terbuka dalam menghadapi masalah kontemporer.

Pilar 3: Berkemajuan dalam Ilmu Pengetahuan dan Peradaban

Islam berkemajuan sangat mengapresiasi ilmu pengetahuan. Umat didorong aktif menuntut ilmu, mengembangkan teknologi, dan berkontribusi dalam membangun peradaban dunia. Sikap ini sejalan dengan perintah Alquran yang mengedepankan pencarian ilmu sebagai bagian dari ibadah.

Pilar 4: Berkeadaban dan Berkemaslahatan Universal

Dan pilar terakhir menekankan pentingnya adab dan kemaslahatan bagi seluruh umat manusia. Islam berkemajuan mengajarkan toleransi, keadilan, dan kepedulian sosial lintas golongan. Prinsip ini memastikan setiap tindakan selaras dengan nilai kemanusiaan universal.

“Empat pilar Islam berkemajuan meliputi tauhid, tajdid, kemajuan ilmu dan peradaban, serta kemaslahatan universal sebagai bekal membangun masyarakat utama” (RIB, Muhammadiyah, 2024).

Prinsip dan Ciri-ciri Islam Berkemajuan

Prinsip dasar dan ciri-ciri Islam berkemajuan menjadi tolok ukur dalam pelaksanaan ajaran Islam di masyarakat. Hal ini tampak pada pola pikir, perilaku, serta sikap umat yang terbuka terhadap perubahan dan kemajuan.

Prinsip utama Islam berkemajuan antara lain adalah keterbukaan, keadilan, dan kemaslahatan. Setiap langkah berpegang pada ajaran Alquran, mendorong pemikiran kritis, serta menghindari sikap eksklusif dalam beragama.

Ciri-ciri Gerakan Islam Berkemajuan

Gerakan Islam berkemajuan memiliki beberapa ciri, antara lain:

- Moderasi dalam beragama dan bermasyarakat

- Inklusivitas, membuka diri terhadap keragaman

- Berorientasi pada masa depan dengan visi kemajuan

- Responsif terhadap perubahan zaman dan tantangan baru

“Ciri utama Islam berkemajuan adalah moderasi, keterbukaan, dan keberpihakan pada kemaslahatan bersama” (RIB, Muhammadiyah, 2024).

Relevansi Islam Berkemajuan di Era Modern

Pada akhirnya bisa disimpulkan bahwa Islam berkemajuan menawarkan konsep yang sangat relevan untuk menghadapi tantangan global saat ini. Nilai-nilainya mendorong umat agar tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga berperan aktif dalam membangun peradaban yang adil dan beradab.

Bagi masyarakat Indonesia, Islam berkemajuan menjadi strategi penting dalam memperkuat ukhuwah dan mempercepat kemajuan bangsa. Melalui pemahaman pilar, prinsip, dan ciri-cirinya, gerakan ini dapat membawa perubahan positif yang selaras dengan ajaran Alquran dan tuntutan zaman.

Reviwed by Doel Rohim S.Hum