Konten dari Pengguna

Memahami Makna dan Sifat Wahdaniyah dalam Islam

R

Ruang Kajian

Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tari sufi untuk mendekatkan diri dengan Allah. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Tari sufi untuk mendekatkan diri dengan Allah. Foto: Pixabay

Wahdaniyah menjadi istilah penting dalam pembahasan sifat-sifat Allah dalam Islam. Konsep ini banyak dibahas oleh para ulama untuk menegaskan keesaan Allah dan menempatkan-Nya di atas segala sesuatu. Memahami wahdaniyah membantu umat Islam menumbuhkan keyakinan yang kukuh tentang tauhid dan meninggalkan segala bentuk kemusyrikan.

Pengertian Wahdaniyah

Menurut jurnal Wahdaniyah: Kajian Surah Al-Ikhlas Surah Al-Ikhlas dalam Menempatkan Makna Sifat Wahdaniyah karya Shufiatul Ihda dkk, wahdaniyah berarti keesaan Allah yang mutlak. Dalam teologi Islam, wahdaniyah adalah keyakinan bahwa Allah Maha Esa, tidak ada sekutu, tidak berbilang, dan tidak terbagi dalam zat, sifat, maupun perbuatan-Nya. Setiap Muslim diajak untuk memahami bahwa hanya Allah yang berhak disembah, tanpa menyamakan-Nya dengan makhluk.

Definisi Wahdaniyah dalam Teologi Islam

Kata wahdaniyah berasal dari bahasa Arab “wahid” yang berarti satu. Dalam konteks akidah, istilah ini menegaskan bahwa Allah satu secara zat, sifat, dan perbuatan. Tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya, sehingga konsep ini menjadi dasar utama dalam ajaran tauhid.

Makna Sifat Wahdaniyah dalam Islam

Sifat wahdaniyah merupakan bagian dari sifat wajib Allah. Ajaran ini menegaskan bahwa Allah Maha Tunggal dan tidak membutuhkan penolong atau pasangan. Keunikan sifat ini membuat umat Islam memiliki pedoman hidup yang jelas dalam beribadah.

Penjelasan Sifat Wahdaniyah

Wahdaniyah menandakan Allah tidak berbilang, baik dalam zat, sifat, maupun perbuatan. Konsep ini membedakan ajaran tauhid dari kepercayaan lain yang menganggap ada banyak tuhan atau sekutu bagi Allah.

Dalil Wahdaniyah dalam Surah Al-Ikhlas

Surah Al-Ikhlas menjadi rujukan utama dalam memahami wahdaniyah. Allah berfirman dalam surat Al-Ikhlas ayat 1-4:

qul huwallâhu aḫad

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Dialah Allah Yang Maha Esa.

allâhush-shamad

Allah tempat meminta segala sesuatu.

lam yalid wa lam yûlad

Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan

wa lam yakul lahû kufuwan aḫad

serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan-Nya.

Pentingnya Memahami Sifat Wahdaniyah

Pemahaman wahdaniyah sangat berpengaruh dalam kehidupan seorang Muslim. Keyakinan ini menjadi pondasi utama dalam beragama dan menjaga kemurnian tauhid.

Pengaruh Pemahaman Wahdaniyah dalam Kehidupan Muslim

Dengan memahami wahdaniyah, setiap Muslim akan terhindar dari perilaku syirik. Selain itu, keyakinan ini menumbuhkan keikhlasan dalam beribadah dan membuat seseorang selalu mengingat kehadiran Allah dalam setiap aspek kehidupan.

Kesimpulan

Wahdaniyah adalah ajaran pokok yang menegaskan keesaan Allah dalam Islam. Pemahaman yang kuat tentang sifat wahdaniyah membantu setiap Muslim menjaga tauhid dan membentengi diri dari segala bentuk kemusyrikan. Dengan menjadikan wahdaniyah sebagai pegangan, umat Islam dapat menjalani kehidupan spiritual yang lebih lurus dan bersih.

Reviewed by Ajid Fuad Muzaki S.Th.I