Konten dari Pengguna

Mengapa Masjid Quba Istimewa dalam Sejarah Islam?

R

Ruang Kajian

Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Masjid Quba Foto by Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Masjid Quba Foto by Pexels

Masjid Quba menjadi salah satu tempat bersejarah yang sangat penting dalam Islam. Letaknya berada di pinggiran Madinah, sekitar 5 kilometer dari Masjid Nabawi. Keberadaannya menandai dimulainya peradaban Islam yang terorganisir setelah peristiwa hijrah.

Sebagai masjid pertama yang dibangun Rasulullah SAW, Quba memiliki kedudukan istimewa yang bahkan disebutkan dalam Al-Quran. Memahami sejarah dan keutamaan masjid ini dapat membantu umat Islam menghayati nilai-nilai spiritual yang terkandung di dalamnya.

Sejarah Pendirian Masjid Quba sebagai Fondasi Peradaban Islam

Pembangunan Masjid Quba dimulai saat Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekah ke Madinah. Sebelum memasuki pusat kota Madinah, Rasulullah singgah di Quba selama beberapa hari. Di tempat inilah beliau memulai pembangunan masjid pertama dalam sejarah Islam.

Menurut penelitian Iwendri Bin Idrus, dkk. dalam Jurnal Penelitian Ilmiah Interdisipliner Tahun 2026 yang berjudul "Peran Masjid Quba dalam Pembentukan Peradaban Islam", dijelaskan bahwa pembangunan Masjid Quba dimulai pada hari Senin 12 Rabiul Awal tahun 1 Hijriah. Nabi SAW ikut serta langsung dalam proses pembangunan dengan mengangkat batu bersama para sahabat. Proses pembangunan berlangsung selama 4 hari sebelum Rasulullah melanjutkan perjalanan ke Madinah.

Kehadiran Masjid Quba tidak sekadar sebagai tempat ibadah. Masjid ini menjadi pusat kehidupan sosial kemasyarakatan Islam yang baru terbentuk. Di sinilah ukhuwah islamiyah antara Muhajirin dan Anshar mulai dibangun dengan kokoh. Fungsinya sebagai basis pembentukan masyarakat madani sangat terasa dalam dinamika kehidupan umat Islam di Madinah.

Masjid Quba menjadi simbol solidaritas dan kerja sama umat. Pembangunannya yang melibatkan langsung Rasulullah dan para sahabat menunjukkan pentingnya gotong royong dalam mewujudkan sebuah peradaban. Penelitian Iwendri menyebutkan bahwa masjid ini menandai dimulainya peradaban Islam yang terorganisir dengan nilai-nilai yang jelas.

Keutamaan dan Keistimewaan Masjid Quba Berdasarkan Al-Quran dan Hadits

Keistimewaan Masjid Quba bukan hanya dari sisi sejarah, tetapi juga dari keutamaan spiritual yang disebutkan langsung dalam Al-Quran. Allah SWT menyebut masjid ini dalam Surah At-Taubah ayat 108:

"Janganlah kamu shalat dalam masjid itu selama-lamanya. Sesungguhnya masjid yang didirikan atas dasar taqwa, sejak hari pertama adalah lebih patut kamu shalat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Dan Allah menyukai orang-orang yang bersih."

Ayat ini menunjukkan bahwa Masjid Quba didirikan atas dasar ketakwaan sejak hari pertama. Fondasi spiritual yang kuat menjadi landasan pembangunannya. Kesucian niat para pendiri dan komitmen terhadap nilai-nilai ketakwaan membuat masjid ini memiliki kedudukan mulia di sisi Allah.

Rasulullah SAW juga memberikan perhatian khusus terhadap Masjid Quba. Beliau rutin mengunjunginya setiap hari Sabtu. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Umar RA disebutkan: "Rasulullah SAW biasa mendatangi Masjid Quba setiap hari Sabtu, baik dengan berjalan kaki maupun berkendaraan, dan beliau shalat dua rakaat di dalamnya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Keutamaan shalat di Masjid Quba juga sangat besar. Hadits dari Sahl bin Hunaif menyebutkan: "Barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian mendatangi Masjid Quba dan shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti umrah." (HR. Ibnu Majah)

Hadits ini menjelaskan bahwa shalat di Masjid Quba dengan persiapan yang baik dapat memberikan pahala setara dengan ibadah umrah. Keistimewaan ini tentu menjadi motivasi bagi umat Islam untuk mengunjungi dan beribadah di masjid bersejarah ini.

Keberadaan Masjid Quba hingga kini tetap dijaga dan dipelihara dengan baik. Umat Islam dari berbagai penjuru dunia yang berkunjung ke Madinah tidak melewatkan kesempatan untuk shalat di masjid ini. Menghidupkan sunnah Rasulullah dengan mengunjungi Masjid Quba menjadi bagian dari perjalanan spiritual yang penuh makna.

Revewed: Doel Rohim, S.Hum.