Konten dari Pengguna

Mengenal Suhuf: Perbedaan Kitab dan Suhuf Serta Nabi Penerimanya

R

Ruang Kajian

Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kitab Al Quran foto by Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Kitab Al Quran foto by Pixabay

Suhuf menjadi bagian penting dalam sejarah wahyu Islam, meski seringkali masih kurang dipahami masyarakat. Suhuf berbeda dengan kitab, baik dari segi bentuk maupun fungsinya. Artikel ini akan mengulas makna suhuf, membedakannya dari kitab, hingga siapa saja nabi yang menerimanya.

Pengertian Suhuf

Definisi Suhuf Menurut Pendidikan Agama Islam

Suhuf adalah lembaran-lembaran wahyu yang diberikan kepada para nabi sebelum turunnya kitab suci. Suhuf berisi ajaran-ajaran pokok yang menjadi pedoman hidup pada masanya. Berdasarkan sumber Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (2013) karya Muhammad Ahsan dan Sumiyati. Dalam Pendidikan Agama Islam, suhuf digambarkan sebagai wahyu Allah yang belum berupa kitab.

Fungsi dan Tujuan Diturunkannya Suhuf

Tujuan utama penurunan suhuf adalah sebagai petunjuk moral, aturan hidup, dan pengingat umat manusia agar tetap berada di jalan yang benar. Suhuf juga menjadi dasar bagi perbaikan prilaku masyarakat sesuai tuntunan Allah.

Perbedaan Kitab dengan Suhuf

Pengertian Kitab dan Suhuf

Kitab adalah wahyu Allah yang berbentuk lebih lengkap dan terhimpun dalam satu kesatuan, seperti Al Quran. Sedangkan suhuf hanya berupa beberapa lembaran wahyu yang diberikan secara terpisah kepada nabi tertentu.

Ciri-ciri Kitab dan Suhuf

Kitab umumnya memiliki isi lebih luas, berlaku untuk umat dalam jangka panjang, dan terjaga hingga saat ini. Sementara itu, suhuf lebih ringkas, berisi ajaran pokok, dan tidak diwariskan secara fisik seperti kitab.

Contoh Kitab dan Suhuf dalam Islam

Kitab-kitab yang diturunkan antara lain Al Quran, Taurat, Zabur, dan Injil. Sedangkan suhuf diberikan kepada Nabi Ibrahim, Musa, Syits, dan Idris dalam bentuk lembaran wahyu.

Nabi-Nabi yang Menerima Suhuf

Daftar Nabi Penerima Suhuf

Beberapa nabi menerima suhuf sebagai wahyu, yaitu Nabi Ibrahim, Musa, Syits, dan Idris.

Jumlah Suhuf yang Diterima Setiap Nabi

Nabi Ibrahim menerima 10 suhuf, Nabi Musa 10 suhuf sebelum Taurat, Nabi Syits 50 suhuf, dan Nabi Idris 30 suhuf.

Pentingnya Suhuf dalam Sejarah Kenabian

Suhuf menjadi fondasi ajaran tauhid dan moral sejak masa awal kenabian, meski tidak diwariskan seperti kitab.

Kesimpulan dan Hikmah Memahami Suhuf

Mempelajari suhuf membantu umat Islam memahami sejarah awal wahyu dan perbedaan mendasar dengan kitab. Suhuf juga menjadi pengingat bahwa ajaran Allah bersifat berkesinambungan sejak zaman para nabi. Saat ini, pemahaman tentang suhuf menguatkan keimanan dan menambah wawasan tentang perjalanan risalah dalam Islam.

Reseved Doel Rohim S.Hum.