Mengenal Suhuf: Perbedaan Kitab dan Suhuf Serta Nabi Penerimanya
Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Suhuf menjadi bagian penting dalam sejarah wahyu Islam, meski seringkali masih kurang dipahami masyarakat. Suhuf berbeda dengan kitab, baik dari segi bentuk maupun fungsinya. Artikel ini akan mengulas makna suhuf, membedakannya dari kitab, hingga siapa saja nabi yang menerimanya.
Pengertian Suhuf
Definisi Suhuf Menurut Pendidikan Agama Islam
Suhuf adalah lembaran-lembaran wahyu yang diberikan kepada para nabi sebelum turunnya kitab suci. Suhuf berisi ajaran-ajaran pokok yang menjadi pedoman hidup pada masanya. Berdasarkan sumber Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (2013) karya Muhammad Ahsan dan Sumiyati. Dalam Pendidikan Agama Islam, suhuf digambarkan sebagai wahyu Allah yang belum berupa kitab.
Fungsi dan Tujuan Diturunkannya Suhuf
Tujuan utama penurunan suhuf adalah sebagai petunjuk moral, aturan hidup, dan pengingat umat manusia agar tetap berada di jalan yang benar. Suhuf juga menjadi dasar bagi perbaikan prilaku masyarakat sesuai tuntunan Allah.
Perbedaan Kitab dengan Suhuf
Pengertian Kitab dan Suhuf
Kitab adalah wahyu Allah yang berbentuk lebih lengkap dan terhimpun dalam satu kesatuan, seperti Al Quran. Sedangkan suhuf hanya berupa beberapa lembaran wahyu yang diberikan secara terpisah kepada nabi tertentu.
Ciri-ciri Kitab dan Suhuf
Kitab umumnya memiliki isi lebih luas, berlaku untuk umat dalam jangka panjang, dan terjaga hingga saat ini. Sementara itu, suhuf lebih ringkas, berisi ajaran pokok, dan tidak diwariskan secara fisik seperti kitab.
Contoh Kitab dan Suhuf dalam Islam
Kitab-kitab yang diturunkan antara lain Al Quran, Taurat, Zabur, dan Injil. Sedangkan suhuf diberikan kepada Nabi Ibrahim, Musa, Syits, dan Idris dalam bentuk lembaran wahyu.
Nabi-Nabi yang Menerima Suhuf
Daftar Nabi Penerima Suhuf
Beberapa nabi menerima suhuf sebagai wahyu, yaitu Nabi Ibrahim, Musa, Syits, dan Idris.
Jumlah Suhuf yang Diterima Setiap Nabi
Nabi Ibrahim menerima 10 suhuf, Nabi Musa 10 suhuf sebelum Taurat, Nabi Syits 50 suhuf, dan Nabi Idris 30 suhuf.
Pentingnya Suhuf dalam Sejarah Kenabian
Suhuf menjadi fondasi ajaran tauhid dan moral sejak masa awal kenabian, meski tidak diwariskan seperti kitab.
Kesimpulan dan Hikmah Memahami Suhuf
Mempelajari suhuf membantu umat Islam memahami sejarah awal wahyu dan perbedaan mendasar dengan kitab. Suhuf juga menjadi pengingat bahwa ajaran Allah bersifat berkesinambungan sejak zaman para nabi. Saat ini, pemahaman tentang suhuf menguatkan keimanan dan menambah wawasan tentang perjalanan risalah dalam Islam.
Reseved Doel Rohim S.Hum.