Niat Shalat Sunnah Dhuha: Bacaan, Tata Cara, dan Panduan Lengkap
Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Shalat dhuha dikenal sebagai salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Banyak Muslim memilih melaksanakan shalat sunnah ini di pagi hari, berharap mendapat limpahan rezeki dan keberkahan. Agar ibadah semakin sempurna, memahami niat shalat sunnah dhuha beserta tata caranya sangat penting.
Pengertian Shalat Sunnah Dhuha
Shalat sunnah dhuha merupakan ibadah yang dikerjakan pada waktu tertentu di pagi hari. Menurut Buku Pintar Agama Islam: Panduan Lengkap Berislam Secara Kafah karya Abu Aunillah Al-Baijury, shalat dhuha dikerjakan setelah matahari terbit hingga menjelang waktu zuhur. Ibadah ini diyakini membawa banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Makna Shalat Dhuha dalam Islam
Shalat dhuha termasuk sunnah muakkad atau ibadah sunnah yang sangat dianjurkan. Pelaksanaannya dipercaya dapat membuka pintu rezeki dan menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat Allah.
Keutamaan Melaksanakan Shalat Dhuha
Shalat dhuha memiliki banyak keutamaan, seperti mendapatkan ampunan, memperlancar rezeki, dan memperoleh pahala tambahan. Selain itu, ibadah ini juga disebut sebagai bentuk sedekah bagi setiap sendi tubuh.
Bacaan Niat Shalat Sunnah Dhuha
Niat menjadi kunci dalam memulai ibadah, termasuk shalat dhuha. Niat yang benar akan membantu menata hati dan konsentrasi selama beribadah.
Lafaz Niat Sholat Dhuha 2 Rakaat
Niat shalat dhuha cukup diucapkan dalam hati. Namun, tidak salah jika ingin melafazkannya secara lisan untuk membantu konsentrasi. Bacaan niat shalat dhuha dua rakaat berbunyi:
Ushalli sunnatad dhuha rak‘ataini lillahi ta‘ala
Artinya: Saya berniat shalat sunah dhuha karena Allah Taala
Tata Cara Shalat Dhuha 2 Rakaat
Melaksanakan shalat dhuha sebaiknya mengikuti urutan yang telah diajarkan. Setiap langkah dilakukan dengan khusyuk agar ibadah terasa lebih bermakna.
Langkah-langkah Melaksanakan Shalat Dhuha
Berikut urutan shalat dhuha dua rakaat:
Niat dalam hati dan takbiratul ihram
Membaca Al-Fatihah lalu surat pendek
Rukuk, i’tidal, lalu sujud dua kali
Berdiri untuk rakaat kedua dan mengulangi gerakan
Diakhiri dengan salam
Waktu Pelaksanaan Shalat Dhuha
Waktu terbaik untuk shalat dhuha dimulai sejak matahari terbit kira-kira tujuh hasta hingga sebelum matahari condong ke barat. Waktu ini berlangsung sekitar pukul 07.00 hingga 11.00 pagi.
Doa Setelah Shalat Dhuha
Setelah selesai shalat dhuha, dianjurkan untuk memanjatkan doa. Doa menjadi pelengkap, memohon keberkahan dan kelapangan rezeki.
Salah satu doa yang bisa dibaca setelah shalat dhuha adalah:
Allāhumma innad-ḍuḥā’a ḍuḥā’uka, wal-bahā’a bahā’uka, wal-jamāla jamāluka, wal-quwwata quwwatuka, wal-qudrata qudratuka.
Allāhumma in kāna rizqī fis-samā’i fa anzilhu, wa in kāna fil-arḍi fa akhrijhu, wa in kāna mu‘assaran fa yassirhu, wa in kāna ḥarāman fa ṭahhirhu, wa in kāna ba‘īdan fa qarribhu. Biḥaqqi ḍuḥā’ika wa bahā’ika wa jamālika wa quwwatika wa qudratika, ātinī mā ātaita ‘ibādakas-ṣāliḥīn.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, dan kekuasaan adalah kekuasaan-Mu.
Ya Allah, jika rezekiku berada di langit maka turunkanlah, jika berada di bumi maka keluarkanlah, jika sulit maka mudahkanlah, jika haram maka sucikanlah, dan jika jauh maka dekatkanlah. Dengan hak waktu dhuha-Mu, keindahan-Mu, keagungan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, anugerahkanlah kepadaku apa yang Engkau anugerahkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.
Keutamaan Berdoa Setelah Sholat Dhuha
Berdoa setelah shalat dhuha diyakini dapat membuka pintu rezeki dan memberikan ketenangan batin. Banyak yang merasakan manfaat spiritual setelah rutin berdoa di waktu dhuha.
Kesimpulan
Niat shalat sunnah dhuha dan tata caranya menjadi pedoman penting agar ibadah berjalan sesuai tuntunan. Dengan memahami waktu, bacaan niat, serta keutamaan shalat dhuha, setiap Muslim dapat memperoleh manfaat rohani dan duniawi. Shalat dhuha bukan hanya sarana mendekatkan diri kepada Allah, tetapi juga upaya untuk mendapatkan keberkahan hidup.
Reviewed by Ajid Fuad Muzaki S.Th.I