Konten dari Pengguna

Pengertian dan Konsep Mahabbah dalam Islam

R

Ruang Kajian

Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sinar matahari ketika pagi menyinari bumi, Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Sinar matahari ketika pagi menyinari bumi, Foto: Pixabay

Mahabbah menjadi salah satu istilah kunci dalam ajaran Islam yang sering dibahas dalam berbagai kajian keagamaan. Istilah ini erat kaitannya dengan konsep cinta, kasih sayang, dan hubungan antara manusia dengan Tuhan maupun sesama. Dalam tulisan ini, kita akan membahas apa itu mahabbah, bagaimana konsepnya dalam Islam, serta relevansinya berdasarkan penjelasan dari Mujetaba Mustafa dalam kajian tafsirnya.

Apa Itu Mahabbah?

Mahabbah merupakan istilah yang banyak ditemukan dalam literatur keislaman. Menurut Mujetaba Mustafa dalam jurnal Konsep Mahabbah dalam Al-Qur’an, mahabbah berasal dari kata “hubb” yang berarti cinta atau kasih sayang. Secara istilah, mahabbah merujuk pada perasaan cinta yang mendalam, baik kepada Allah, Rasul, maupun sesama manusia.

Definisi Mahabbah dalam Bahasa dan Istilah

Dalam bahasa Arab, “mahabbah” memiliki arti mendalam tentang rasa kasih yang tumbuh di hati. Istilah ini tidak sekadar mengandung arti cinta, tetapi juga mencakup keikhlasan dan ketulusan dalam bertindak.

Mahabbah dalam Perspektif Al-Qur’an

Al-Qur’an menggunakan istilah mahabbah untuk menggambarkan kasih sayang yang bersifat suci dan murni, baik dari Allah kepada makhluk-Nya maupun sebaliknya. Nilai mahabbah dalam Al-Qur’an sering dikaitkan dengan perilaku positif, seperti saling menghormati dan membantu.

Konsep Mahabbah dalam Islam

Dalam ajaran Islam, mahabbah memiliki peran penting sebagai pondasi moral dan spiritual. Konsep ini menekankan pentingnya membangun hubungan yang harmonis, baik secara vertikal dengan Allah maupun horizontal dengan sesama.

Mahabbah sebagai Nilai Spiritual

Cinta dalam mahabbah menjadi sumber motivasi untuk berbuat baik. Rasa cinta kepada Allah mendorong seseorang menjalani hidup dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

Manifestasi Mahabbah dalam Kehidupan Sehari-hari

Mahabbah tercermin dalam sikap saling menolong, memaafkan, dan menjaga keharmonisan dalam masyarakat. Cinta yang tulus akan memunculkan perilaku yang membawa kebaikan untuk lingkungan sekitar.

Mahabbah kepada Allah dan Rasul-Nya

Mahabbah kepada Allah dan Rasul menjadi fondasi utama keimanan seorang Muslim. Bentuknya bisa berupa ketaatan, mengikuti ajaran Rasul, serta menjaga hubungan spiritual yang kuat.

Mahabbah dalam Al-Qur’an

Al-Qur’an menyebut mahabbah dalam beberapa ayat yang menegaskan arti penting cinta dan kasih sayang. Beberapa ayat yang relevan antara lain QS. Al-Baqarah ayat 165:

wa minan-nâsi may yattakhidzu min dûnillâhi andâday yuḫibbûnahum kaḫubbillâh, walladzîna âmanû asyaddu ḫubbal lillâhi walau yaralladzîna dhalamû idz yaraunal-‘adzâba annal-quwwata lillâhi jamî‘aw wa annallâha syadîdul-‘adzâb

Di antara manusia ada yang menjadikan (sesuatu) selain Allah sebagai tandingan-tandingan (bagi-Nya) yang mereka cintai seperti mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat kuat cinta mereka kepada Allah. Sekiranya orang-orang yang berbuat zalim itu melihat, ketika mereka melihat azab (pada hari Kiamat), bahwa kekuatan itu semuanya milik Allah dan bahwa Allah sangat keras azab-Nya, (niscaya mereka menyesal). (QS. Al-Baqarah:165)

Kaitannya dengan Akhlak dan Hubungan Sesama

Konsep mahabbah tidak hanya bersifat vertikal, namun juga membentuk hubungan sosial yang sehat. Sikap saling menghormati dan kasih sayang menjadi cermin utama dari penerapan mahabbah dalam kehidupan sehari-hari.

Kesimpulan

Mahabbah dalam Islam menggambarkan cinta dan kasih sayang dengan makna yang luas, mencakup hubungan dengan Allah, Rasul, dan sesama manusia. Nilai ini menjadi pondasi moral dan spiritual yang memperkuat keimanan serta membangun masyarakat yang harmonis. Melalui mahabbah, umat Islam diajak untuk menumbuhkan rasa kasih yang mendalam dalam setiap aspek kehidupan.

Reviewed by Ajid Fuad Muzaki S.Th.I