Pengertian Safa dan Marwah Serta Bacaan yang Dianjurkan Saat Sa’i
Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Safa dan Marwah merupakan dua bukit yang menjadi bagian penting dalam ibadah haji dan umrah. Banyak umat Muslim mengenal ritual sa’i yang dilakukan di antara keduanya, namun tidak semua memahami makna dan bacaan yang dianjurkan saat melakukannya. Mengenal sejarah dan nilai spiritual di balik Safa dan Marwah akan memperkaya pengalaman ibadah.
Apa yang Dimaksud dengan Safa dan Marwah?
Menurut Al-Qur’an, Safa dan Marwah adalah dua bukit yang dijadikan tempat sa’i saat haji dan umrah. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 158, disebutkan bahwa keduanya termasuk syiar agama. Artinya: “Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya.”
Definisi Safa dan Marwah Menurut Al-Qur’an
Kedua bukit ini dianggap suci karena menjadi bagian dari perjalanan ritual yang ditetapkan Allah. Syiar berarti tanda-tanda kebesaran agama yang perlu dijaga dan dihormati.
Sejarah dan Makna Ritual Sa’i
Ritual sa’i bermula dari kisah perjuangan Hajar, istri Nabi Ibrahim, yang berulang kali bolak-balik antara Safa dan Marwah untuk mencari air bagi putranya, Ismail. Aksi tersebut menjadi simbol keteguhan hati dan keikhlasan dalam menghadapi ujian.
Signifikansi Safa dan Marwah dalam Ibadah Haji dan Umrah
Sa’i antara Safa dan Marwah kini menjadi bagian tak terpisahkan dari rukun haji maupun umrah. Melalui ritual ini, umat Muslim diingatkan pentingnya sabar dan tawakal dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Bacaan yang Dianjurkan Saat Sa’i antara Safa dan Marwah
Selama melakukan sa’i, terdapat beberapa bacaan dan dzikir yang disunnahkan. Membaca doa khusus dan memperbanyak dzikir menjadi bagian dari upaya mendekatkan diri kepada Allah.
Doa dan Dzikir yang Disunnahkan
Beberapa bacaan yang dianjurkan antara lain takbir, tahmid, dan doa yang memohon kebaikan dunia dan akhirat. Di tiap awal bukit, disunnahkan membaca “Inna as-Shafa wa al-Marwah min sha’a’irillah” yang berarti “Sesungguhnya Safa dan Marwah adalah sebagian dari syiar Allah.”
Dalil Bacaan Sa’i Menurut Al-Qur’an dan Hadis
Dasar bacaan ini diambil langsung dari ayat Al-Baqarah 158. Selain itu, berbagai hadis juga mengajarkan doa dan dzikir yang mengiringi langkah selama sa’i.
Nilai Edukatif Bacaan Sa’i dalam Kehidupan Keluarga
Menurut Dr. Bukhori, MA dalam tulisannya yang berjudul Kontekstualisasi Nilai-Nilai Ibadah Sa’i dalam Pendidikan Karakter (2019), bacaan dan dzikir saat sa’i mengajarkan keteladanan, kesabaran, hingga nilai pengorbanan yang bermanfaat dalam mendidik keluarga. Nilai-nilai ini dapat membentuk karakter tangguh dan penuh keikhlasan bagi setiap anggota keluarga.
Kesimpulan: Hikmah Sa’i antara Safa dan Marwah dalam Kehidupan Umat Muslim
Ritual berjalan antara Safa dan Marwah tidak sekadar menjadi rutinitas ibadah, melainkan sarat dengan pesan moral dan spiritual. Umat Muslim memperoleh pelajaran tentang keteguhan, kesabaran, dan kepasrahan dari sejarah Hajar.
Selain itu, bacaan yang disunnahkan saat sa’i memperkuat makna ibadah dan membangun karakter yang bertanggung jawab dalam keluarga. Oleh karena itu, memahami Safa dan Marwah beserta bacaan sa’i akan memberikan pengalaman spiritual yang lebih bermakna bagi umat Muslim.
Revewed by Doel Rohim S.Hum.