Konten dari Pengguna

Susah Tidur Malam Menurut Islam: Pandangan, Penyebab, dan Solusinya

R

Ruang Kajian

Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seseorang sedang tertidur foto by Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Seseorang sedang tertidur foto by Pexels

Susah tidur malam atau insomnia bukan hanya persoalan kesehatan fisik, tapi juga erat kaitannya dengan kondisi jiwa dan spiritualitas seseorang. Dalam Islam, tidur yang nyenyak dianggap sebagai bagian dari nikmat dan rahmat yang patut disyukuri. Oleh sebab itu, memahami penyebab dan solusi susah tidur malam menurut Islam dapat membantu seseorang memperoleh ketenangan jiwa yang lebih baik.

Susah Tidur Malam dalam Perspektif Islam

Masalah tidur sering kali dianggap sepele, padahal tidur yang cukup sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Tidak sedikit Muslim yang merasakan gangguan tidur karena berbagai sebab. Menurut Azam Syukur Rahmatullah dalam Insomnia dalam Psikologi dan Pandangan Islam tentang Ketenangan Jiwa (Jurnal Psikologi Islam / Jurnal Studi Islam, Th. 2020) ketenangan batin menjadi salah satu kunci utama untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik.

Pandangan Islam tentang Susah Tidur dan Ketenangan Jiwa

Islam memandang tidur sebagai kebutuhan dasar manusia yang mendukung kesehatan jasmani dan rohani. Setiap Muslim dianjurkan menjaga rutinitas tidur agar tetap produktif dalam beribadah maupun aktivitas sehari-hari.

Definisi Insomnia Menurut Psikologi dan Islam

Insomnia adalah kondisi ketika seseorang sulit tidur atau tidak bisa tidur nyenyak. Secara psikologi, insomnia dipengaruhi stres dan kecemasan. Dalam Islam, gangguan tidur juga dapat terjadi jika hati tidak tenang atau dipenuhi pikiran negatif.

Pentingnya Ketenangan Jiwa dalam Islam

Ketenangan jiwa atau sakinah menjadi salah satu tujuan dalam kehidupan beragama. “Menurut Azam Syukur Rahmatullah, ketenangan jiwa sangat penting dalam kehidupan Muslim karena berpengaruh pada kualitas tidur dan kesehatan secara umum.” Islam mengajarkan untuk mengelola hati agar terhindar dari kegelisahan yang bisa mengganggu tidur.

Penyebab Susah Tidur Malam Menurut Islam

Berbagai hal dapat menyebabkan seseorang sulit tidur di malam hari. Dalam Islam, penyebab utamanya seringkali berkaitan dengan kondisi hati dan hubungan spiritual.

Gangguan Pikiran dan Hati

Pikiran yang penuh beban, keresahan, atau rasa bersalah bisa membuat seseorang terjaga di malam hari. Gangguan hati ini biasanya muncul dari masalah kehidupan sehari-hari yang belum terselesaikan.

Kurangnya Kedekatan Spiritual

“Dalam penelitian yang sama dijelaskan bahwa kurangnya kedekatan spiritual dapat menyebabkan kegelisahan dan susah tidur.” Ketika hubungan dengan Allah melemah, perasaan tenang pun berkurang sehingga tidur menjadi tidak lelap.

Cara Mengatasi Susah Tidur Malam Menurut Islam

Islam menawarkan berbagai langkah sederhana untuk mengatasi susah tidur malam. Amalan ibadah dan sikap hati yang benar dapat membantu memperoleh tidur yang lebih berkualitas.

Amalan dan Doa Pengantar Tidur

Membaca doa sebelum tidur dan berdzikir adalah salah satu cara yang diajarkan. Bacaan seperti ayat kursi (اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ...) dapat memberikan rasa tenang dan perlindungan selama tidur.

Menciptakan Ketenangan Jiwa

“Rahmatullah juga menegaskan pentingnya amalan dan dzikir sebelum tidur untuk mendapatkan ketenangan jiwa.” Selain itu, menjaga pikiran positif dan memaafkan diri sendiri akan membantu menenangkan hati sebelum beristirahat.

Hikmah dari Perspektif Islam

Susah tidur malam menurut Islam erat kaitannya dengan kondisi jiwa dan spiritual. Dengan menjaga ketenangan hati, memperbanyak amalan sebelum tidur, serta meningkatkan kedekatan kepada Allah, kualitas tidur seseorang akan lebih baik. Islam mengajarkan bahwa tidur yang nyenyak adalah bagian dari ketenangan jiwa yang patut dijaga dan disyukuri sebagai nikmat.

Revewed Doel Rohim S.Hum.