Berangkat jadi BMI, pulang jadi SARJANA EKONOMI.

Pendamba cerita
Tulisan dari Sarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

"Sambil menyelam minum air" Itulah peribahasa yang cocok untuk seoarang BMI asal Lampung yang biasa disapa Ruby ini.
Ruby pertama kali menginjakan kakinya di Negeri Beton ini pada awal tahun 2009. Ruby memutus berangkat ke Hong Kong karena ia tidak bisa melanjutkan sekolahnya lagi. Pada awalnya ia tidak terfikirkan bahwa ia bisa sampai seperti sekarang ini.
Ruby bekerja di Hong Kong layaknya seperti BMI lainya, samapai suatu hari ia bertemu dengan seorang BMI asal NTB yang memberitahunya bahwa ia bisa melanjutkan sekolah bahkan kuliah di Hong Kong. Sejak mendengar berita itu Ruby lantas terus mencari info di media koran, majalah dan media berita lainya, pada masa itu Facebook dan sosmed lainya belum setenar jaman now.
Setelah mencari dan mencari ahirnya Ruby menemukan tempat belajar Progam paket C atau setara dengan SMA di Bintang Nusantara Learning Center. Disana Ruby belajar selama 13 bulan sebelum ahirnya ia bisa mengikuti Ujian Nasional Sakolah dan memiliki ijazah setara SMA.
Tidak selesai disitu setelah menyelesaikan program paket C nya Ruby lantas melanjutkan pendidikannya yaitu kuliah di Saint Mary's University Hong Kong di bidang Menejemen bisnis.
Kini Ruby telah menyelesaikan pendidikan S1 nya selama 4 tahun dan menyandang gelar B.S.E.M di belakang namanya.

Ruby telah membuktikan bahwa tidak ada yang bisa menghalangi niat belajarnya. Belajar tidak mengenal usia, belajar bisa dimana saja. Di mana ada kemauan disitu ada jalan. Begitu tegasnya.
Cerita yang sangat luar biasa dan semoga bisa memotivasi BMI-BMI lainya agar bisa terus bekerja dan muwujudkan cita-citanya.
