Bisnis Digital di Era Pascapandemi

Mahasiswa di Prodi Bisnis Digital Institut Teknologi Telkom Purwokerto
Tulisan dari Serafim Yidi P tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkembangan teknologi sangat cepat membawa perubahan terdapat berbagai lapangan pekerjaan baru, 10 tahun lalu belum banyak orang menjadikan platform online seperti Youtube untuk mendapat penghasilan. Namun, saat ini sudah banyak yang memulai karir musiknya melalui platform Youtube dan memiliki banyak penggemar. Kondisi ini merupakan salah satu contoh penggunaan teknologi secara bijak dan dapat menjadi ide bisnis digital. Bisnis digital tak lepas dari peluang-peluang yang ada, meskipun banyak pekerjaan yang terancam digantikan oleh teknologi seperti teler bank, kasir, resepsionis, sopir, akuntan, pilot, pekerja pabrik, pengantar surat. Tentu banyak pekerjaan yang dapat digantikan oleh teknologi, namun di samping itu bisnis digital ini memberikan dampak besar bagi perekonomian, apalagi di era pascapandemi. Berikut adalah peluang bisnis digital di era pascapandemi.
Toko Online
Ide bisnis digital yang pertama adalah memulai toko online, baik dengan platform toko online maupun tidak. Jika Anda memiliki sebuah merek, Anda bisa memasarkan produk atau jasa tersebut di media sosial seperti Instagram atau Facebook. Jika merek Anda sudah memiliki banyak pelanggan, Anda bisa mulai merambah sumber daya digital lainnya seperti website dan mendaftarkan bisnis Anda di platform elektronik. Tentu keuntungan dari bisnis online ini tergantung dari jenis dan keunikan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Jika Anda gigih dan konsisten, Anda berpeluang mendapatkan penghasilan puluhan juta dari bisnis dagang ini.
Instagram Influencer
Sobat bisnis sekalian siapa sih yang tidak menggunakan Instagram setiap hari? Instagram bisa menjadi sarana pembelajaran tidak hanya untuk hiburan. Ketika feed Anda memiliki konten yang menarik, banyak pengikut, dan keterlibatan tinggi, menjadi influencer Instagram bukanlah hal yang mustahil! Jika Anda memenuhi kriteria tersebut, Anda memiliki kesempatan untuk menerima endorsemen atau kolaborasi lain dari brand yang menjalankan kampanye digital. Wah, menarik bukan?
Content Writer
Jika Sobat bisnis suka menulis, mungkin ide bisnis digital berikut cocok untuk Anda. Menjadi penulis konten adalah sebuah keterampilan yang sangat digemari saat ini. Hasil penulisan konten sangat penting untuk dipublikasi dan ini merupakan faktor yang berkontribusi dalam meningkatkan lalu lintas ke situs web. Lalu lintas ini akan meningkatkan kesadaran bisnis dan menjadi pelanggan atau pelanggan masa depan. Banyak perusahaan saat ini juga menawarkan layanan penulisan konten lepas. Tentunya peluang bisnis ini bisa menjadi penghasilan sampingan.
Pengajar Online
Ide bisnis digital selanjutnya adalah pengajaran online melalui platform tertentu. Saat ini, jarak tidak menjadi penghalang untuk belajar. Menggunakan platform online, Anda dapat belajar dari orang yang lebih berpengalaman ratusan mil dari rumah. Misalnya, jika Anda aktif menguasai bahasa Inggris, Anda dapat mengubah kemungkinan ini dengan menjadi guru bahasa Inggris di platform Italki atau Duolingo. Selain menambah penghasilan, menjadi guru online tentu akan menambah relasi.
Youtuber
Saya yakin sobat bisnis sekalian selalu menonton konten di Youtube. Setiap hari, dua kali sehari, atau bahkan tanpa henti. Nah, jadi Youtube itu adalah platform atau situs web yang paling banyak dikunjungi paling di dunia. Tidak bisa dipungkiri bahwa kita memang bisa belajar segala sesuatu yang positif dari Youtube. Jadi, jika Anda merasa tertantang sebagai pembuat konten di Youtube. Banyak Youtuber yang memulai karirnya dari nol dan berhasil mengumpulkan ribuan hingga jutaan subscriber. Jadi jika Anda merasa memiliki kreativitas tinggi dan ilmu yang bisa dibagikan ke banyak orang, menjadi Youtuber jelas merupakan ide bisnis digital yang menguntungkan.
Itulah tadi beberapa bisnis digital di era pascapandemi menurut saya. Banyak bisnis yang terancam bangkrut bahkan sudah bangkrut, dari artikel ini ada beberapa bisnis yang muncul atau bertahan ketika pandemi bahkan hingga pascapandemi.
