Untung Rugi Membeli Rumah Murah dari Hasil Lelang

Rumah Murah
Konten dari Pengguna
13 Maret 2020 6:06
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Rumah Murah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi rumah lelang. Foto: Lifepal
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumah lelang. Foto: Lifepal
ADVERTISEMENT
Membeli rumah via lelang memang bukan hal populer yang biasa dilakukan. Hal ini karena prosesnya yang lumayan panjang dan sulit sehingga membuat orang mengurungkan niatnya untuk membeli rumah murah dari lelang.
ADVERTISEMENT
Namun, tak jarang yang lebih memilih rumah lelang karena harga yang ditawarkan relatif murah. Tawaran lelang rumah biasanya diumumkan secara terbuka oleh bank milik pemerintah. Tiga bank yang paling rajin menawarkan diantaranya BTN, Bank Mandiri, dan BNI.
Jenis propertinya pun bermacam-macam, selain rumah ada juga apartemen, ruko, kios, tanah, sawah dan gudang. Sebagai informasi ada alasan mengapa rumah lelang dijual lebih murah salah satunya karena rumah tersebut merupakan hasil sitaan milik nasabah bank yang tidak mampu melunasi cicilan KPR setiap bulannya.
Berikut ini keuntungan membeli rumah murah dari hasil lelang:

1. Harga Jauh Lebih Murah

Rumah lelang tentu saja harganya lebih murah dari rumah baru karena telah digunakan sebelumnya oleh pemilik rumah tersebut. Perbedaan dengan rumah baru bisa mencapai 30 persen loh.
ADVERTISEMENT
Misalnya sebuah rumah di Kramat Jati dengan luas tanah 60 m2 dan luas bangunan 30m2 hanya dijual seharga Rp 210 juta dari harga awal Rp 300 juta.

2. Berada di Area yang Telah Berkembang

Biasanya rumah lelang sudah terdapat di lokasi strategis, ditambah lagi kawasan perumah sudah siap digunakan. Contohnya jalan perumahan, taman bermain, masjid serta lahan parkir sudh tersedia tidak perlu menunggu proyek dari pengembang (developer).

3. Keringanan Pajak

Keuntungan ketiga dari membeli rumah lelang adalah dalam hal membayar pajak. Sebab yang menjadi patokan untuk pembayaran berupa Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yaitu pajak transaksi pembelian atau penjualan tanah dan bangunan yang berasal dari risalah lelang, bukan dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
ADVERTISEMENT
Rumah lelang juga pasti punya kerugian, sebagai pertimbangan kamu dalam memiliki hunian berikut kerugian yang bisa saja kamu dapat saat membeli rumah lelang:

1. Penghuni Bisa Saja Masih Menempati Rumah

Terkadang bank sekadar melelang namun pemilik dirumah tersebut masih menempati dengan alasan surat menyurat dan dokumen belum selesai diproses. Untuk itu sebelum membeli rumah lelang kamu harus perhatikan apakah pemilik sudah menyelesaikan berkasnya atau belum. Jika belum lebih baik untuk menunda pembelian tersebut.

2. Kondisi Lingkungan yang Belum Tentu Baik

Rumah lelang biasanya punya berbagai macam alasan mengapa ditinggalkan oleh pemiliknya. Bisa jadi karena rumah tersebut di kawasan banjir, di kawasan yang kurang aman, atau di daerah yang kurang baik kondisi airnya. Maka ada baiknya sebelum membeli kamu harus survei tempat dan melihat kondisi lingkungan rumah tersebut, agar tidak menyesal dikemudian hari.
ADVERTISEMENT

3. Ekstra Biaya Untuk Renovasi

Biasanya rumah yang dilelang dalam keadaan kurang terawat, kalu sudah begitu kamu memerlukan ronovasi lebih untuk memperbaiki yang sudah ada karena hal tersebut berarti ada tambahan uang lagi yang harus kamu keluarkan. Untuk itu cek dan teliti seputar kondisi rumah yang akan dibeli, apakah memang layak dihuni atau masih butuh renovasi sana-sini.

4. Masalah Sengketa Hukum

Hal ini biasanya masih terjadi terutama untuk rumah-rumah sitaan yang perolehannya harus melalui pengadilan dan belum dikosongkan. Jika kamu menang lelang atas rumah-rumah sitaan yang “bermasalah” tersebut, kamu masih harus mengajukan surat permohonan pengajuan pengosongan ke pengadilan yang tentunya akan sangat merepotkan.
Belum lagi setelah proses selesai bukan berarti kamu bisa bersantai-santai., nyatanya kamu masih perlu untuk membayar sejumlah uang yang dijanjikan sebelumnya, maksimal 3 hari setelah pelelangan selesai.
ADVERTISEMENT