Green Economy melalui Ecoprint: Edukasi Lingkungan dan Green Economy

Merupakan mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Slamet Riyadi Surakarta dengan konsentrasi Keuangan. Memiliki ketertarikan pada bidang keuangan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rusita Nurna Aulia Harun tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

TANON — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta, menginisiasi program edukasi lingkungan bertajuk “Pelatihan Pembuatan Tote Bag Ecoprint Daun Sebagai Upaya Menumbuhkan Kreativitas, Kepedulian Lingkungan dan Green Economy Sejak Dini.” Kegiatan ini diselenggarakan di SDN Karangtalun 2, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, pada Sabtu (25/7/ 2026), sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan berkelanjutan di tingkat desa.
Kegiatan yang ditujukan bagi siswa kelas 5 ini dirancang untuk menjawab tantangan urgensi pelestarian lingkungan di lingkungan pendidikan dasar. Dalam pemaparannya, Rusita menyoroti bahwa green economy atau ekonomi hijau tidak harus dipahami sebagai konsep yang rumit. Sebaliknya, hal tersebut dapat diimplementasikan melalui tindakan sederhana, seperti pemanfaatan bahan alam di sekitar sebagai media kreatif yang memiliki nilai guna serta nilai ekonomi.
Tujuan utama kegiatan ini adalah mengenalkan teknik dasar ecoprint menggunakan daun sebagai motif alami pada tote bag. Kami ingin menanamkan pola pikir bahwa produk ramah lingkungan bisa dibuat sendiri dengan kreativitas tinggi, sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kantong plastik sekali pakai.
Selama pelatihan, antusiasme siswa terlihat sangat tinggi. Mereka belajar menyusun berbagai jenis daun di atas permukaan tote bag untuk menciptakan komposisi motif yang unik. Proses ini tidak sekadar melatih ketelitian, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga dan percaya diri siswa terhadap karya seni yang mereka hasilkan secara mandiri.
Sebagai langkah edukatif, program ini menitikberatkan pada tiga pilar utama yang ingin dicapai, yaitu:
Peningkatan Kepedulian Lingkungan: Membangun kesadaran siswa akan pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem melalui pemanfaatan sumber daya alam yang bijak.
Pengembangan Kreativitas Siswa: Melatih daya imajinasi dan keterampilan motorik halus anak melalui teknik ecoprint.
Pengenalan Konsep Green Economy: Membekali generasi muda dengan pemahaman dasar bahwa kreativitas yang didukung oleh bahan ramah lingkungan dapat menciptakan produk bernilai ekonomis.
Sesi praktik diakhiri dengan dokumentasi bersama para siswa yang memamerkan hasil karya tote bag ecoprint mereka. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi titik awal bagi siswa SDN Karangtalun 2 untuk lebih mencintai lingkungan dan menerapkan pola hidup berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata peran mahasiswa KKN UNISRI dalam mendukung kemandirian ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sragen melalui pendidikan berbasis keterampilan praktis.
