Menjaga Tanggung Jawab sebagai ASN Pecinta Sepak Bola di Tengah Piala Dunia 2026

Alumnus UIN Alauddin Makassar - Aparatur Sipil Negara (ASN)
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Muh Ruslim Akbar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perhelatan Piala Dunia 2026 selalu menjadi momen yang dinantikan oleh jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia. Tidak terkecuali di Indonesia, di mana antusiasme masyarakat terhadap sepak bola sangat tinggi. Selain pertandingan yang berlangsung pada tengah malam dan dini hari, beberapa laga besar juga kerap disiarkan pada jam kerja. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi para penggemar sepak bola yang tetap harus menjalankan tugas dan tanggung jawab profesionalnya.
Bagi saya yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), kemeriahan Piala Dunia tentu menjadi hiburan yang menarik. Namun, di balik semangat mendukung tim favorit, terdapat kewajiban yang tidak boleh diabaikan, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan melaksanakan tugas kedinasan secara profesional.
Menempatkan Kewajiban di Atas Kepentingan Pribadi
Sebagai ASN, saya menyadari bahwa tugas utama adalah melayani masyarakat dan menjalankan amanah negara. Oleh karena itu, meskipun ada pertandingan yang sangat dinantikan, baik yang berlangsung dini hari maupun pada jam kerja, kewajiban kedinasan harus tetap menjadi prioritas.
Menonton pertandingan dapat dilakukan pada waktu istirahat atau setelah pekerjaan selesai. Sebaliknya, meninggalkan pekerjaan, menunda pelayanan, atau mengurangi konsentrasi kerja demi menyaksikan pertandingan secara langsung merupakan sikap yang tidak mencerminkan profesionalisme seorang ASN.
Tantangan Pertandingan Tengah Malam dan Jam Kerja
Pertandingan yang berlangsung tengah malam sering kali mengurangi waktu istirahat. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat berdampak pada konsentrasi, produktivitas, dan kualitas pelayanan pada hari berikutnya.
Di sisi lain, pertandingan yang disiarkan pada jam kerja menghadirkan godaan yang berbeda. Kemudahan mengakses siaran langsung melalui telepon genggam atau media digital membuat seseorang dapat tergoda untuk terus memantau jalannya pertandingan saat bekerja. Padahal, perhatian yang terbagi dapat mengurangi efektivitas pelaksanaan tugas dan berpotensi menghambat pelayanan kepada masyarakat.
Profesionalisme ASN Diuji
Momentum Piala Dunia sesungguhnya menjadi salah satu ajang untuk menunjukkan kedisiplinan dan integritas seorang ASN. Profesionalisme tidak hanya terlihat ketika situasi berjalan biasa, tetapi juga ketika ada hal-hal yang berpotensi mengalihkan perhatian.
ASN yang bertanggung jawab akan menyelesaikan pekerjaan sesuai target, menjaga fokus selama jam kerja, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Kecintaan terhadap sepak bola tidak menjadi alasan untuk mengurangi kualitas kinerja yang telah menjadi tanggung jawabnya.
Menikmati Piala Dunia Secara Bijak
Menjadi pecinta sepak bola dan menjadi ASN yang profesional bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Keduanya dapat berjalan beriringan apabila disikapi dengan bijaksana.
Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:
1. Mengatur waktu istirahat dengan baik jika ingin menonton pertandingan malam hari.
2. Memanfaatkan waktu istirahat untuk mengetahui perkembangan pertandingan yang berlangsung pada jam kerja.
3. Menghindari menonton siaran langsung saat sedang melaksanakan tugas pelayanan.
4. Menyaksikan tayangan ulang (highlights) atau cuplikan pertandingan setelah pekerjaan selesai.
5. Tetap menjaga fokus dan produktivitas selama jam kerja berlangsung.
Piala Dunia adalah pesta olahraga yang menghadirkan kegembiraan dan semangat persaudaraan bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia. Namun, bagi seorang ASN, semangat tersebut harus dibarengi dengan komitmen untuk menjaga disiplin, integritas, dan tanggung jawab dalam bekerja.
Pertandingan dapat disaksikan kembali melalui tayangan ulang, cuplikan, maupun berita olahraga. Akan tetapi, kesempatan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah amanah yang harus dijaga setiap saat. Oleh karena itu, di tengah euforia Piala Dunia, ASN dituntut untuk tetap menempatkan tugas negara sebagai prioritas utama, sehingga semangat olahraga dan profesionalisme dapat berjalan seiring demi terciptanya pelayanan publik yang berkualitas.
