Rutan Magetan Rawat Pertanian, Perikanan, dan Peternakan

salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rutan Kelas IIB Magetan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Rawat Pertanian, Perikanan, dan Peternakan, Rutan Magetan Perkuat Program Ketahanan Pangan

MAGETAN – Rutan Magetan rawat pertanian, perikanan, dan peternakan di area brandgang, Rabu (23/9), sebagai bagian dari program ketahanan pangan. Di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Magetan, warga binaan ikut merawat kebun kecil, kolam ikan, dan kandang ayam.
Tanaman yang dirawat meliputi melon, terong, bayam Brazil, dan sawi. Warga binaan juga memelihara ikan gurame dan lele, serta ayam kuntara.
Perawatan hari itu dikerjakan empat warga binaan. Mereka didampingi petugas pembinaan kemandirian dan peserta program magang. Lewat kegiatan ini, warga binaan terlibat langsung dalam aktivitas produktif sekaligus memperoleh pengalaman dan keterampilan di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu kemandirian pangan melalui pertanian, perikanan, dan peternakan di lapas dan rutan dengan memanfaatkan lahan tidur. Rutan Magetan memakai area brandgang agar lahan yang tersedia tetap produktif dan bermanfaat.
Salah satu warga binaan berinisial A mengaku mendapat pengalaman baru dari kegiatan ini.
“Di sini kami belajar bagaimana merawat tanaman, ikan, dan ayam. Keterampilan seperti ini tentunya bisa menjadi bekal bagi kami ketika nanti kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kepala Subsie Pelayanan Tahanan, Galogo Sakti, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Rutan Magetan mendukung arahan pimpinan dalam memperkuat ketahanan pangan, sekaligus memberi ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan.
“Melalui kegiatan ini, kami berupaya memanfaatkan lahan yang tersedia agar tetap produktif sekaligus memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan. Harapannya, kegiatan ini dapat terus berjalan dan memberikan manfaat sebagai bekal bagi mereka ketika kembali ke masyarakat,” ujar Galogo.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan terus berkembang secara berkelanjutan, tidak hanya menjaga produktivitas lahan, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan untuk kembali ke tengah masyarakat. (Humas Rutan Magetan)
