Konten dari Pengguna

Dari Balik Rutan Pasangkayu, Lahir Kerajinan Kreatif yang Siap Meramaikan Pasar

Rutan Pasangkayu

Rutan Pasangkayu

Akun Resmi Rutan Kelas IIB Pasangkayu Sulawesi Barat #KumhamSulbar #KanwilKemenkumhamSulbar #KemenkumhamSemakinPasti #KamiPasti #RutanPasangkayu #Rupaska #RutanKelasIIBPasangkayu

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rutan Pasangkayu tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pasangkayu, 12 September 2025 — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pasangkayu kembali menghadirkan terobosan positif melalui pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kali ini, fokus diarahkan pada pelatihan kerajinan tangan yang hasilnya tidak hanya dipamerkan di dalam rutan, tetapi juga dipasarkan langsung ke masyarakat, baik secara tatap muka maupun melalui media sosial.

Kegiatan ini bertujuan membuka ruang kreativitas sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan nyata yang bermanfaat setelah mereka bebas. Dengan begitu, warga binaan memiliki bekal usaha sendiri dan lebih siap kembali ke tengah masyarakat.

Salah seorang warga binaan yang mengikuti program ini mengungkapkan rasa bangganya. “Saya tidak menyangka bisa membuat kerajinan yang punya nilai jual. Rasanya seperti diberi kesempatan kedua, bukan hanya untuk memperbaiki diri, tapi juga memberi manfaat bagi orang lain,” ujar A, salah satu peserta pembinaan, dengan senyum penuh harapan.

Bagi masyarakat, kehadiran produk hasil karya warga binaan membawa manfaat ganda. Selain mendapatkan kerajinan unik dengan harga terjangkau, mereka juga ikut berkontribusi dalam proses reintegrasi sosial. Belanja produk warga binaan berarti turut mendukung semangat perubahan dan pemberdayaan.

Dengan langkah ini, Rutan Pasangkayu ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan bukan hanya soal menjalani masa hukuman, tetapi juga membuka jalan menuju perubahan. Dari balik jeruji, lahir karya yang bisa mempererat hubungan antara warga binaan dan masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa kesempatan untuk menjadi lebih baik selalu ada.