Rutan Pasangkayu Fasilitasi Pembekalan Keagamaan Muslim & Non-Muslim

Akun Resmi Rutan Kelas IIB Pasangkayu Sulawesi Barat #KumhamSulbar #KanwilKemenkumhamSulbar #KemenkumhamSemakinPasti #KamiPasti #RutanPasangkayu #Rupaska #RutanKelasIIBPasangkayu
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rutan Pasangkayu tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pada Selasa, 09 September 2025, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pasangkayu bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pasangkayu melaksanakan kegiatan pembekalan keagamaan bagi seluruh warga binaan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembinaan spiritual yang diberikan kepada warga binaan, baik yang beragama Islam maupun Kristen.
Pelaksanaan pembekalan berlangsung di dua tempat berbeda, yaitu di Masjid Rutan Pasangkayu bagi warga binaan muslim, dan di Gereja Rutan Pasangkayu bagi warga binaan non-muslim. Kehadiran dua lokasi ibadah ini menunjukkan komitmen Rutan Pasangkayu dalam memberikan pelayanan rohani yang adil dan merata sesuai keyakinan masing-masing warga binaan.
Materi pembekalan disampaikan langsung oleh pembimbing keagamaan dari Kemenag Pasangkayu. Untuk warga binaan muslim, pembinaan difokuskan pada peningkatan pemahaman Al-Qur’an, akhlak, dan praktik ibadah sehari-hari. Sementara itu, warga binaan non-muslim menerima penguatan iman, pemahaman Kitab Suci, serta pembinaan moral dan etika.
Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat di bawah pengawasan regu penjagaan Rutan Pasangkayu. Para petugas memastikan seluruh jalannya acara berjalan aman tanpa mengurangi kekhusyukan warga binaan dalam mengikuti pembekalan rohani. Kehadiran petugas penjagaan juga menambah rasa aman dan nyaman bagi peserta kegiatan.
Melalui program pembekalan keagamaan ini, diharapkan warga binaan dapat memperkuat iman dan moral mereka selama menjalani masa pembinaan di Rutan. Kepala Rutan Pasangkayu menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya rutinitas, melainkan bagian dari upaya pemasyarakatan untuk menyiapkan warga binaan kembali ke masyarakat dengan bekal spiritual yang lebih matang dan berkarakter.
