WBP Rutan Sumenep Mulai Program Pembibitan Lele, Dimentori Langsung Karutan

Akun Resmi Humas Rutan Sumenep
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Humas Rutan Sumenep tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumenep - Semangat untuk belajar dan berkembang terus ditanamkan di kalangan warga binaan Rutan Sumenep, kali ini melalui program pembibitan lele yang diinisiasi oleh Kepala Rutan Sumenep. Sejumlah langkah teknis dalam pembibitan lele dilaksanakan, mulai dari edukasi mengenai teknik pembibitan hingga penempatan indukan pada tempat pemijahan. Edukasi ini dipimpin langsung oleh Karutan, menegaskan komitmen Rutan Sumenep dalam memberikan pendidikan dan pelatihan yang bermanfaat kepada warga binaan.
Program pembibitan lele dimulai dengan edukasi teknis yang diberikan kepada warga binaan. Mereka diberikan pemahaman mendalam mengenai teknik pembibitan lele, termasuk penyiapan media kawin lele, pemilihan indukan yang berkualitas, hingga perawatan yang tepat pada saat pemijahan.
Karutan Rutan Sumenep, Ridwan Susilo, turut aktif dalam memberikan edukasi kepada warga binaan mengenai pembibitan lele. "Program ini bukan hanya memberikan pengetahuan baru kepada warga binaan, tetapi juga membuka peluang untuk mereka belajar dan berwirausaha di masa yang akan datang," ujar Karutan Ridwan Susilo.
Selanjutnya, warga binaan dipandu dalam proses penyiapan media kawin lele, yang menjadi langkah awal dalam proses pembibitan. Mereka juga dibimbing dalam pemilihan indukan yang berkualitas, dengan memperhatikan kriteria-kriteria yang perlu dipenuhi untuk memastikan keberhasilan pembibitan.
Tak hanya itu, warga binaan juga diberikan pengetahuan mengenai penyuntikan hormon pada indukan lele, yang menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemijahan. Melalui langkah-langkah teknis yang terarah, diharapkan warga binaan dapat memahami secara mendalam tentang pembibitan lele dan mampu menjalankan program ini dengan baik di masa yang akan datang.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dari program rehabilitasi dan reintegrasi di Rutan Sumenep, yang bertujuan untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan yang bermanfaat bagi warga binaan. Melalui pendekatan yang holistik, diharapkan warga binaan dapat mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik.
