Education Trip, Siswa-siswi SMP IT Ashabul Kahfi Tabalong Padati Rutan Tanjung

Akun Resmi Humas Rutan Tanjung
Tulisan dari RutanTanjung tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanjung – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tanjung dipadati puluhan siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP). Selasa (08/08/23) sebanyak 50 orang siswa-siswi dan guru dari SMP IT Ashabul Kahfi Tabalong datang berkunjung dalam kegiatan Education Trip ke Rutan Tanjung.
Kedatangan siswa-siswi ini merupakan langkah awal pihak sekolah untuk mengenalkan apa itu Rutan, siapa saja penghuninya dan bagaimana aktifitas kegiatan di dalam Rutan.
Setibanya di Rutan Tanjung pada pukul 09.00 WITA, pejabat struktural dan petugas pengamanan menyambut kedatangan mereka di halaman depan dan selanjutnya mengahkan ke area aula sembari melihat sekilas area steril di Rutan Tanjung.
Mengawali sambutannya, Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung yang diwakilkan oleh Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Syarifullah mengucapkan selamat datang kepada siswa-siswi beserta Bapak-ibu guru pendamping SMP TI Ashabul Kahfi Tabalong.
Usai melakukan sambutan, Syarifullah yang juga bertindak sebagai pemateri menjelaskan gambaran umum mengenai Rutan/Lapas serta materi terkait “Bullying”.
“Bullying marak terjadi dikalangan pelajar, baik disengaja ataupun tidak disengaja. Karena hal tersebut lah, kami memberikan materi tersebut agar para siswa-siswi memahami dampak kepada korban dan dampak hukum bagi pelaku serta cara menghindari “Bullying” tersebut,” ucap Syarifullah.
Setelah pemberian materi, para siswa-siswi dengan penuh semangat berebut memberikan pertanyan pada sesi tanya jawab. Kegiatan pun ditutup dengan sesi foto bersama.
Secara terpisah, Kepala Rutan Tanjung Boy Irfan Arslan mengungkapkan terimakasih kepada SMP IT Ashabul Kahfi selaku inisiator kegiatan Education Trip ke Rutan Tanjung. Dirinya berharap, dengan kunjungan siswa-siswi kali ini, banyak hal yang dapat dipetik dan dipelajari juga agar menghilangkan stigma bahwa Rutan/Lapas bukan tempat menyeramkan seperti yang dibayangkan.
“Saya harap banyak hal yang dapat dipetik dan dipelajari selama berkunjung ke Rutan Tanjung. Setelah masuk kedalam Rutan tentunya mereka dan Masyarakat dapat mengetahui bahwa Rutan/Lapas tidak semenyeramkan pandangan diluar sana,” ungkap Karutan.
