Mongrel 016 - Sabda Armandio

Mongrel 016: KONTAK

Penulis Dekat dan Nyaring (2019), 24 Jam Bersama Gaspar (2017), dan Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya (2015).
26 September 2021 18:16
·
waktu baca 11 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Hanya dalam waktu kurang dari lima menit, langit di kebun Pak Polo berangsur terang kembali. Aku mengintip. Pak Polo dan beberapa orang duduk sambil berbincang. Lalu langit menutup lagi, dan begitu seterusnya. Siklus terang-gelap itu berlangsung selama empat kali dan pada putaran keempat, sisi gelap menutup tiga perempat langit membiarkan terang menguasai sisi barat. Akibatnya, suasana kebun tampak seperti petang hari yang tidak biasa. Tidak ada hamburan lembayung di langit, cuma cahaya matahari siang yang biasa saja.
Pak Polo bangkit dari kursi, ia memanggil Randu, menyuruhnya mengambil binokular. Sambil berkacak sebelah pinggang ia mengarahkan binokularnya ke ujung kebun sebelah barat.
“Macet lagi?” tanya Pak Polo, agak berteriak. “Lekas perbaiki. Sia-sia saya bayar kamu mahal kalau mesin kamu macet melulu.”
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanplus
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanplus
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanplus
Dari retakan di tanah muncul lusinan siluet tangan dan kepala. Cahaya ungu muncul dari mulut dan mata mereka, menyerang pari bandi yang mengerang lebih keras. Beginilah akhirnya. Nikmati novel Sabda Armandio, MONGREL, di kumparanplus.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten