Konten dari Pengguna

Belajar Administrasi Perkantoran dan Pengelolaan Dokumen Saat Magang

Safa Varina

Safa Varina

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Safa Varina tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Magang Di Pengadaan Barang dan Jasa
zoom-in-whitePerbesar
Magang Di Pengadaan Barang dan Jasa

Mengenal Dokumen dan Proses Administrasi Pengadaan

Dunia administrasi perkantoran ternyata tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan mencatat dan menyimpan dokumen. Selama menjalani magang di Unit Pengadaan Barang dan Jasa (UPPBJ) UMY, penulis mendapatkan pengalaman langsung mengenai berbagai proses administrasi, mulai dari pemindaian berkas, penataan dokumen, hingga pengelolaan surat antarunit.

Pada awal kegiatan magang, penulis diperkenalkan dengan lingkungan kerja dan berbagai prosedur yang berlaku di unit tersebut. Penulis mulai mempelajari penggunaan peralatan kantor, seperti mesin pemindai (scanner) dan mesin pencetak (printer). Meskipun terlihat sederhana, penggunaan peralatan tersebut tetap membutuhkan pemahaman agar dokumen dapat diproses dengan baik.

Salah satu pekerjaan yang dilakukan penulis adalah memindai dan merapikan berbagai berkas administrasi. Setelah dipindai, dokumen ditata agar lebih mudah ditemukan ketika dibutuhkan. Melalui kegiatan tersebut, penulis mulai memahami bahwa kerapian dokumen menjadi salah satu hal penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan administrasi.

Selain mengelola berkas, penulis juga mendapatkan tugas untuk mengantarkan surat ke unit lain. Kegiatan ini memberikan gambaran mengenai proses komunikasi dan penyampaian dokumen antarunit dalam lingkungan kerja. Penulis memahami bahwa setiap surat perlu disampaikan kepada pihak yang tepat agar proses administrasi dapat berjalan sesuai kebutuhan.

Penulis juga terlibat dalam pencarian berkas, penyalinan data ke Microsoft Excel, serta pemindaian dokumen disposisi dan surat permohonan. Berbagai pekerjaan tersebut memberikan pengalaman dalam menangani jenis dokumen yang berbeda. Penulis belajar bahwa setiap dokumen memiliki fungsi dan perlu dikelola dengan teliti.

Selama menjalankan tugas, penulis menyadari bahwa pekerjaan administrasi membutuhkan keteraturan dan tanggung jawab. Kesalahan dalam menyimpan atau memasukkan informasi dapat menyulitkan proses pencarian dokumen di kemudian hari. Oleh karena itu, setiap pekerjaan perlu dilakukan secara teliti dan mengikuti prosedur yang berlaku.

Pengalaman magang tersebut memberikan pemahaman baru bagi penulis bahwa administrasi perkantoran memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan sebuah organisasi. Dokumen yang tertata dengan baik dapat membantu pekerjaan menjadi lebih terarah dan memudahkan pihak lain ketika membutuhkan informasi.

Bagi penulis, pengalaman ini menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan administrasi yang sebelumnya lebih banyak dipelajari melalui teori perkuliahan. Melalui keterlibatan langsung dalam pekerjaan kantor, penulis belajar bahwa ketelitian, kedisiplinan, dan tanggung jawab merupakan bagian penting dari dunia kerja.

Safa Varina

Mahasiswa Program Studi Manajemen, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY)