Konten dari Pengguna

5 Cara Mencegah Kerusakan pada Mata Akibat Penggunaan Gawai dalam Waktu Lama

Safina Najwatama

Safina Najwatama

Mahasiswi Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Safina Najwatama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Memainkan Ponsel (Sumber: https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Memainkan Ponsel (Sumber: https://pixabay.com/id/)

Ternyata menggunakan gawai terutama saat menatap layar ponsel dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan mata kita lho!

Menurut data WHO tahun 2018, ada lebih dari 285 juta penduduk dunia mengalami gangguan penglihatan dan 39 juta diantaranya mengalami kebutaan, 124 juta dengan low vision serta 153 juta mengalami gangguan penglihatan karena kelainan refraksi yang tidak terkoreksi. Sebanyak 90 persen penyandang gangguan penglihatan dan kebutaan ini hidup di negara dengan pendapatan rendah, yang jika dibiarkan begitu saja tanpa ada tindakan apa pun, maka jumlah penderita gangguan penglihatan dan kebutaan ini akan membengkak menjadi dua kali lipat pada tahun 2020.

Kenapa sih kita harus menjaga kesehatan mata kita?

Alasannya karena kelelahan mata akibat menggunakan handphone dengan intensitas yang berlebihan akan menyebabkan radiasi bisa mengganggu kesehatan mata. Menurut penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat, pancaran radiasi gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh layar ponsel dapat menyebabkan kerusakan pada retina. Kerusakan pada mata tidak bersifat langsung, tetapi bersifat gradual atau sedikit demi sedikit mata kita akan mengalami kerusakan yang serius.

Dikutip dari Jurnal Of Health Research yang ditulis oleh Dwiana, A., dkk yang berjudul " Hubungan Pengetahuan Siswa Tentang Kesehatan Mata Dengan Sikap Penggunaan Gadget Yang Berlebihan Di Sd N 13 Engkasan Kalimantan Barat " pada tahun 2021. Umumnya pengguna gawai pada masa pertumbuhan, bila terlalu sering memakai gawai dengan waktu yang lama dapat berpengaruh pada kondisi penglihatan kita. Pada saraf mata misalnya, itu sangat rentan terjadi mata lelah. Apabila tidak segera diantisipasi, hal itu dapat menghambat saraf retina. Dampak penggunaan gawai yang berlebih mengakibatkan mata lelah.

Selain itu, dampak radiasi gawai juga sangat berpengaruh dalam saraf mata jika telah terkena retina bisa sangat berbahaya. Untuk mendeteksi astenopia atau mata lelah umumnya mata berair, merah, & pusing lantaran kelelahan. Menurutnya, hal itu masih mampu diantisipasi menggunakan pengobatan. Di samping itu,, asupan yang kaya gizi juga penting untuk menunjang mata lelah.

Organisasi kesehatan dunia (WHO) mengemukakan bahwa, radiasi sinyal dari smartphone ataupun ponsel memungkinkan terjadinya risiko kanker otak pada manusia. Penelitian lain menyebutkan bahwa radiasi ponsel ataupun smartphone dapat mengganggu kesehatan janin di dalam kandungan.

Organ mata yang digunakan sebagai indra penglihat ini sangatlah penting bagi kehidupan kita, banyak penyakit yang dapat menyerang indra penglihatan jika mata kita sudah mengalami kerusakan, contoh gangguan dan penyakit yang dapat menyerang mata kita, yaitu, mata minus, mata merah, glaukoma, mata kering, buta warna hingga katarak.

Maka dari itu kita harus menjaga mata kita agar terhindar dari akibat yang akan timbul dengan beberapa cara yang akan dibahas berikut ini. Menurut beberapa jurnal penelitian kesehatan, berikut 5 cara yang dapat dilakukan :

1. Mengatur tingkat pencahayaan pada layar ponsel ataupun jenis gawai lainnya

Pengaturan pada tingkat pencahayaan layar ponsel sangat berpengaruh terhadap kesehatan mata kita, karena saat layar ponsel kita terlalu terang, dapat menyebabkan mata kita sakit. Juga pada zaman sekarang sudah banyak pengguna smartphone, sebaiknya gunakan dengan maksimal fitur-fitur yang terdapat di dalamnya, contohnya fitur pengaturan cahaya otomatis, kita bisa menyesuaikan cahaya saat kita di ruangan yang gelap dan juga di tempat terang. Apabila tidak ingin menggunakan fitur penerangan otomatis, boleh menggunakan dengan cara manual, seperti menurunkan atau menaikkan tingkat kecerahan pada layar sesuai dengan keadaan pencahayaan di tempat tersebut.

2. Beri jarak yang cukup antara mata dengan layar ponsel ataupun pc

Maksud dari cara yang kedua ini, yaitu, pada saat bermain ponsel setidaknya harus memberi jarak antara layar ponsel dengan mata kita, sekitar 50 sampai 70 sentimeter. Alasannya adalah agar mata kita tidak mudah lelah, dan risiko timbulnya kerusakan pada mata tidak meningkat.

3. Hindari menatap lama layar ponsel atau pc dalam ruangan yang gelap

Karena cahaya yang dipancarkan oleh layar ponsel saat digunakan di dalam ruangan yang minim cahaya lebih menyilaukan bagi mata. Energi panas yang terdapat pada layar ponsel akan meningkat dan akan menyebabkan mata sakit.

4. Lebih baik matikan ponsel jika sinyal yang didapatkan tidak ada

Karena saat gawai yang sedang kita gunakan, terutama ponsel tidak mendapatkan sinyal, maka sinar radiasi yang dihasilkan saat ponsel tersebut mencari sinyal akan meningkat. Selain itu, juga berdampak buruk pada kesehatan mata.

5. Hindari menggunakan ponsel ataupun jenis gawai lainnya menjelang tidur

Tidur adalah waktu bagi tubuh untuk beristirahat. Menjelang kita tidur, seluruh tubuh, termasuk mata dan anggota tubuh lainnya siap untuk rileks. Apabila mata kita digunakan untuk menatap layar ponsel atau pc untuk waktu yang lebih lama lagi, mata yang seharusnya beristirahat, akan bekerja lebih keras, akibatnya kita merasakan nyeri di bagian mata dan penglihatan menjadi kabur.

Jadi, itulah berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan pada mata akibat penggunaan gawai dalam waktu lama.