Doraemon “Pintu ke Mana Saja” Ada di Dunia Nyata?

Mahasiswa Aktif Teknik Elektro Universitas Pamulang
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari SAHRUDIN tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
"Alat favorit Doraemon ini mungkin dapat menghapus jarak, tetapi juga menghadirkan tantangan baru bagi peradaban manusia."

Bayangkan suatu pagi Anda terlambat berangkat kuliah atau bekerja. Tidak perlu terburu-buru menembus kemacetan, cukup buka sebuah pintu berwarna merah muda, sebutkan tujuan, lalu melangkah. Dalam hitungan detik, Anda sudah berada di lokasi yang diinginkan. Konsep ini mungkin terdengar mustahil, tetapi bagi penggemar Doraemon, alat tersebut dikenal sebagai Pintu ke Mana Saja.
Selama puluhan tahun, alat ini menjadi salah satu teknologi fiksi paling ikonik. Namun, pernahkah kita membayangkan bagaimana dunia akan berubah jika Pintu ke Mana Saja benar-benar ada?
Perubahan paling besar tentu terjadi pada sektor transportasi. Pesawat terbang, kereta api, kapal laut, hingga kendaraan pribadi mungkin tidak lagi menjadi kebutuhan utama untuk perjalanan jarak jauh.
Seseorang di Jakarta dapat sarapan di rumah, menghadiri rapat di London, lalu kembali makan siang bersama keluarga tanpa menghabiskan waktu berjam-jam di perjalanan. Biaya transportasi akan turun drastis dan mobilitas manusia meningkat secara luar biasa.
Kemacetan yang selama ini menjadi masalah kota-kota besar juga berpotensi berkurang karena masyarakat tidak lagi bergantung pada jalan raya untuk berpindah tempat.
Hingga saat ini, teknologi seperti Pintu ke Mana Saja masih berada di ranah fiksi ilmiah. Para ilmuwan memang terus mengembangkan teknologi transportasi yang semakin cepat, tetapi memindahkan manusia secara instan dari satu tempat ke tempat lain masih jauh dari kemampuan teknologi modern.
Meski begitu, banyak teknologi yang dahulu hanya muncul dalam cerita fiksi kini telah menjadi kenyataan, seperti panggilan video, robot pintar, dan kecerdasan buatan. Karena itu, tidak ada salahnya membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang mungkin terjadi di masa depan.
Jika Pintu ke Mana Saja benar-benar ada di dunia nyata, kehidupan manusia akan berubah secara drastis. Transportasi menjadi lebih efisien, pendidikan dan pekerjaan lebih mudah diakses, serta pariwisata berkembang pesat. Namun, di balik berbagai kemudahan tersebut, muncul pula tantangan besar terkait keamanan, privasi, dan pengelolaan masyarakat global.
Pada akhirnya, pertanyaan terbesar bukanlah apakah teknologi itu bisa diciptakan, melainkan apakah manusia siap menghadapi perubahan besar yang dibawanya. Karena seperti banyak teknologi lainnya, manfaat dan risikonya akan bergantung pada bagaimana manusia menggunakannya.
