Ditinggal Tidur Sendirian di Kamar, Balita 2 Tahun Tewas saat Rumah Terbakar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kebakaran rumah warga di Desa Growong Lor, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Minggu (11/10/2026). Foto: Damkar Satpol PP Pati
zoom-in-whitePerbesar
Kebakaran rumah warga di Desa Growong Lor, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Minggu (11/10/2026). Foto: Damkar Satpol PP Pati

Rumah pasangan suami istri di Desa Growong Lor, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, terbakar pada Sabtu (12/10) malam. Anak mereka yang berusia dua tahun tewas di dalam kamar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kapolsek Juwana, Ipda Darmawan, menjelaskan insiden kebakaran maut ini bermula saat sang ayah, Purwanto, pergi keluar untuk membeli pulsa token listrik, sementara istrinya sedang berjualan.

Korban ditinggalkan seorang diri di dalam kamar dalam kondisi tidur dengan obat nyamuk bakar yang menyala.

"Kronologi singkat itu akibat obat nyamuk. Saat anak tidur ada obat nyamuk bakar. Terus tahu-tahu membakar kasur. Saat itu orang tuanya, setelah memasang obat nyamuk, orang tuanya jualan untuk ibunya dan bapaknya membeli token listrik," bebernya saat dikonfirmasi lewat telepon, Senin (12/10).

Darmawan menyebutkan, kobaran api baru diketahui oleh warga dan ibu korban saat api sudah telanjur membesar. Lokasi tempat sang ibu berjualan berada tidak jauh dari kediaman mereka.

"Kebakaran itu diketahui saat api sudah membesar. Kejadian sekitar pukul 20.30 WIB. Ibunya jualan terus lihat (rumah) itu sudah terbakar," bebernya.

Melihat api dengan cepat membubung tinggi dan membakar bangunan kamar rumah, warga sekitar langsung berhamburan memberikan pertolongan serta melaporkannya kepada pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.

"Terus ada tetangganya yang melihat dan menghubungi petugas desa, Babhinkantibmas terus dipadamkan Damkar Pati," katanya.

Balita tersebut terjebak di dalam kamar yang terbakar. Petugas berhasil mengevakuasi dan segera membawanya ke RSUD RAA Soewondo Pati untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tak tertolong karena mengalami luka bakar mencapai 80 persen.

”Luka bakar 80 persen. Meninggal di (RSUD) Soewondo. Langsung dimakamkan tadi malam,” tandas dia.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, Dwi Prasetyo, menambahkan, selain korban jiwa, kerugian materiil akibat kebakaran tersebut mencapai belasan juta rupiah.

"Bagian yang terbakar rumah, kerugian material Rp 15 juta," jelasnya saat dikonfirmasi, Senin (12/10).