Guru SD di Tanjung Balai Diduga Cabuli Muridnya, Korban Yatim Piatu

Seorang wanita Guru Sekolah Dasar (SD) ramai-ramai diseret ditangkap warga terkait dugaan kasus pencabulan anak di bawah umur pada Rabu (22/7).
Salah satu warga bernama Meli, mengatakan guru SD tersebut diduga mengajak muridnya ke dalam rumahnya. Kemudian korban dilecehkan di dalam rumah bersama suami terduga pelaku.
Diketahui anak SD tersebut tidak memiliki kedua orang tua. Kasus ini dilaporkan ke polisi oleh orang tua angkat korban. Laporan tertuang dalam Nomor Laporan Polisi: LP/B/132/V/2026/Polres Tanjung Balai/Polda Sumatera Utara, tertanggal Senin 4 Mei 2026.
Kasi Humas Polres Tanjung Balai, Ipda Muhammad Ruslan, mengatakan laporan sudah diterima. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.
"Diduga terjadi tindak pidana cabul oleh terduga pelaku berinisial A dengan cara membujuk korban dengan memberi handphone untuk dimainkan oleh korban. Selanjutnya pelaku membuka celana korban dan melakukan pelecehan seksual," kata Ruslan dalam keterangannya, Kamis (23/7).
Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang guru PNS yang diduga bawa muridnya sendiri yang masih duduk di bangku sekolah dasar ke rumahnya diduga untuk dicabuli bareng suaminya.
Dalam video viral tersebut, tampak para warga berkerumunan memboyong guru tersebut bersama pihak kepolisian.
Salah satu warga bernama Meli (nama samaran), mengatakan kejadian itu terjadi pada Rabu (22/7) sekitar pukul 19.00 WIB, di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara.
Saat itu, Meli melihat adanya warga lain yang sedang siaran langsung di lokasi kejadian. Sehingga dirinya pun ikut menyaksikan guru PNS tersebut diboyong oleh warga.
"Memang kebetulan pas dia diseret, awak ada di situ," kata Meli saat dihubungi, Kamis (23/7).
Meli menuturkan, diduga guru PNS itu melakukan pelecehan terhadap anak SD bersama dengan suaminya. Namun, Meli belum bisa memastikan kejadian yang sebenarnya.
"Iya (guru itu memang bawa anak SD itu ke rumahnya untuk suaminya), kalau katanya gitu. Nah, itu kan murid dia, diajak lah ke rumahnya. Nah, terus di rumah dia lah orang itu diduga mencabuli anak itu," ujar Meli.
