Jasad Surakman, Kru Kapal 5 Wartawan Hilang, Ditemukan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Surakman kru kapal dan Ari Basuki wartawan Merdeka, sebelum hilang kontak di Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Surakman kru kapal dan Ari Basuki wartawan Merdeka, sebelum hilang kontak di Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Dok. Istimewa

Mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di perairan Pulau Enggano, Bengkulu, diketahui adalah salah satu korban dari delapan orang yang berada di kapal Arupadatu 1 setelah dilakukan pencocokan DNA.

Jenazah tersebut diketahui bernama Surakman atau Sukarman (60), salah satu kru kapal yang merupakan warga Carita, Pandeglang.

“Dari DNA, bang. Persamaan dengan korban ABK Sukarman,” ujar salah satu sumber dari kepolisian yang tidak ingin disebutkan namanya, Rabu (22/9).

Ia mengatakan jenazah hingga kini masih berada di Bengkulu dan rencananya akan diambil oleh Polairud.

“Jenazah di Bengkulu, rencana diambil Polair,” ujarnya.

Surakman (60) merupakan ABK kapal Arupadatu 1 yang mengantar lima wartawan untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada Senin, 7 September 2026 lalu.

Namun, hari itu ternyata menjadi hari terakhir sebelum Surakman hilang kontak.

Surakman dikenal bersahabat dengan laut sejak kecil. Ia telah menjadi nelayan sejak duduk di bangku SD. Sebagai kru kapal Arupadatu 1, ia juga telah ratusan kali berlayar menuju Gunung Anak Krakatau maupun Ujung Kulon.