Konflik Lahan di Serdang Bedagai, Puluhan Motor hingga 1 Truk Dibakar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi lakukan pengamanan di lokasi TKP konflik lahan antara perusahaan dengan kelompok masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai. Puluhan sepeda motor dan satu unit truk terbakar. Foto: Dok. Polres Tebing Tinggi
zoom-in-whitePerbesar
Polisi lakukan pengamanan di lokasi TKP konflik lahan antara perusahaan dengan kelompok masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai. Puluhan sepeda motor dan satu unit truk terbakar. Foto: Dok. Polres Tebing Tinggi

Konflik lahan terjadi antara perusahaan dengan kelompok masyarakat di Desa Nagur Pane, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, pada Kamis (25/6). Akibat konflik tersebut, puluhan sepeda motor dan satu unit truk terbakar.

Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Mulyono, mengatakan peristiwa konflik bermula saat perusahaan sedang melakukan pembersihan lahan. Namun, perusahaan tersebut mendapatkan perlawanan dari kelompok masyarakat.

"Pembersihan lahan yang dilakukan perusahaan mendapat perlawanan dari kelompok masyarakat yang mengatasnamakan keturunan Raja Nagur Bolag Nagur Raja," kata Mulyono dalam keterangannya, Jumat (26/6).

Polisi lakukan pengamanan di lokasi TKP konflik lahan antara perusahaan dengan kelompok masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai. Puluhan sepeda motor dan satu unit truk terbakar. Foto: Dok. Polres Tebing Tinggi

Pihak perusahaan kemudian memilih menarik diri dari tempat kejadian perkara (TKP) untuk menghindari terjadinya konflik yang lebih luas.

Selanjutnya, terjadi perusakan dan pembakaran terhadap sejumlah kendaraan milik perusahaan dan karyawan. Puluhan sepeda motor dan satu unit truk terbakar.

"Dalam perkembangan situasi tersebut terjadi perusakan dan pembakaran terhadap sejumlah kendaraan milik perusahaan dan karyawan, berupa satu unit truk dan puluhan sepeda motor yang terbakar," ujar Mulyono.

Polisi lakukan pengamanan di lokasi TKP konflik lahan antara perusahaan dengan kelompok masyarakat di Kabupaten Serdang Bedagai. Puluhan sepeda motor dan satu unit truk terbakar. Foto: Dok. Polres Tebing Tinggi

Dalam peristiwa konflik tersebut, satu orang karyawan perusahaan mengalami luka-luka akibat bentrokan yang terjadi di lokasi.

Mulyono menuturkan, sebelumnya Polres Tebing Tinggi telah mengimbau pihak perusahaan agar menahan diri dan tidak melakukan pembersihan lahan secara sepihak guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Namun, kegiatan pembersihan lahan tetap dilaksanakan oleh pihak perusahaan," ucap Mulyono.

Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan monitoring dan upaya konsolidasi guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Pengamanan turut melibatkan ratusan personel dari Polres Tebing Tinggi dan Yon B Sat Brimob Polda Sumut.