Ledakan di Ruko San Antonio Surabaya: 5 Karyawan RM Nasi Tempong Luka Bakar

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Puing-puing berserakan akibat ledakan di lokasi ledakan di San Antonio Shopping Street, Pakuwon City Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026). Foto: Didik Suhartono/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Puing-puing berserakan akibat ledakan di lokasi ledakan di San Antonio Shopping Street, Pakuwon City Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026). Foto: Didik Suhartono/ANTARA FOTO

Lima orang mengalami luka-luka akibat ledakan keras di kompleks ruko San Antonio Pakuwon City di Jalan Kalisari Utara I, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Selasa (6/10). Ledakan diduga berasal dari sebuah rumah makan (RM) nasi tempong.

Kepala BPBD Kota Surabaya, Irvan Widyanto, mengatakan bahwa seluruh korban merupakan karyawan dari RM nasi tempong. Mereka terdiri dari 4 laki-laki dan 1 perempuan.

Irvan menyampaikan, kini tiga korban masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Haji Sukolilo Surabaya. Sedangkan dua lainnya dirujuk ke RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

"Untuk korban total ada lima orang dan semuanya adalah karyawan dari rumah makan tersebut. Untuk tiga orang ini masih berada di Rumah Sakit Haji. Untuk yang dua orang ini perlu penanganan lebih lanjut. Kita rujuk ke Rumah Sakit Dr. Soetomo," ujar Irvan kepada wartawan, Selasa (6/10).

Irvan mengungkapkan, sebagian besar korban mengalami luka bakar akibat ledakan dari tabung gas elpiji rumah makan itu.

"Mereka rata-rata kalau dari data yang di teman-teman yang waktu melakukan pendataan rata-rata luka bakar," ungkapnya.

Personel Gegana Satbrimob Polda Jawa Timur menyisir lokasi ledakan di San Antonio Shopping Street, Pakuwon City, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/10/2026). Foto: Didik Suhartono/ANTARA FOTO

Sementara itu, Ketua Tim Sub Substansi Hukum dan Humas RSUD Haji, Masrur, mengatakan kondisi para korban mengalami luka bakar sekitar 13 hingga 18 persen.

"Jadi karena ini kondisi luka bakarnya di area wajah dan leher, ya. Ada dua yang akan dirawat di ICU Rumah Sakit Haji dan ada dua yang akan dirujuk ke Karangmenjangan, Rumah Sakit Dr. Soetomo," kata Masrur.

Ia juga menyampaikan bahwa kondisi para korban yang dirujuk mengalami trauma inhalasi atau kerusakan jaringan pada saluran pernapasan.

"Kondisi dirujuk karena ada trauma inhalasi katanya. Ini untuk berdasarkan informasi dari dokter yang merawat," ujarnya.

"Cuma karena lokasi kebakarannya di wajah dan leher meskipun persentasenya sedikit, ini perlu perawatan yang intensif," tambah dia.

Berikut Identitas 5 Korban:

1. Nama: Eky

  • Alamat: Sedati Gren Santosa

  • Umur: 27 tahun

  • Luka: Luka bakar lengan kanan dan kiri

2. Nama: Windy Pratama

  • Alamat: Jalan Ploso 1

  • Umur: 30 tahun

  • Luka: Luka bakar bagian tangan kanan dan bagian wajah

3. Nama: Kholifa

  • Alamat: Nginden Baru III

  • Umur: 27 tahun

  • Luka: Luka robek bagian lutut kanan dan luka bakar siku/rambut

4. Nama: Moch Syofan

  • Alamat: Wonokusomo Jaya

  • Umur: 19 tahun

  • Luka: Luka bakar bagian kening

5. Nama: Liutami Matul Khoiriyah

  • Umur: 23 tahun

  • Alamat: Cumpat

  • Luka: Luka bakar area muka, leher, 2 tangan, dan paha