Ojol Sulis Tak Menyangka Video Panjat Truk Dishub Viral, Bantuan Berdatangan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sudinhub Jakarta Timur mendatangi kediaman pengemudi ojol yang memohon motornya tak diangkut. Foto: Dok. Dishub DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Sudinhub Jakarta Timur mendatangi kediaman pengemudi ojol yang memohon motornya tak diangkut. Foto: Dok. Dishub DKI Jakarta

Dari seorang pengemudi ojek online (ojol) yang panik karena motornya diangkut petugas Dinas Perhubungan (Dishub), Sulis Agung Wibowo (44) kini menerima banyak bantuan setelah videonya viral di media sosial.

Saat ditemui di rumah kontrakannya di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Minggu (20/6), Sulis mengaku awalnya tak mengetahui aksinya memanjat truk Dishub pada Rabu (17/6) itu direkam dan menyebar luas di media sosial.

Saat itu dia sedang mengambil pesanan makanan online. Motornya diparkir di trotoar hingga diangkut truk Dishub. Sulis yang melihat motornya diangkut, spontan memanjat truk itu sambil memohon agar tidak diangkut.

"Saya tahu tuh viralnya pas di Jumat pagi,” kata Sulis kepada kumparan, Minggu (20/6).

Setelah video itu ramai, telepon dan pesan WhatsApp mulai berdatangan tanpa henti. “Langsung tiba-tiba nomor telepon dari mana aja itu berdatangan gitu,” ujarnya.

Sulis bahkan mengaku nyaris tak bisa tidur karena terus menerima telepon dari berbagai pihak.

“Itu kejadian ya sampai Jumat jam 3 pagi saya baru bisa tidur,” ucap dia.

Keesokan harinya, rumah Sulis mulai didatangi banyak orang. Mulai dari Kapolres Jakarta Timur, Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Timur, hingga relawan dan figur publik.

“Sabtu paginya baru langsung berdatangan. Berdatangan semua yang dari Kapolres Jakarta Timur terus dari Kapolsek juga,” kata Sulis.

Tak hanya dukungan moril, bantuan materi pun mengalir deras. Salah satunya bantuan dari tim Hotman Paris. Ia mengaku mendapat satu unit motor baru dari tim Hotman Paris. Motor tersebut sudah terparkir di depan kontrakannya.

"Itu yang di depan itu sudah diberikan satu unit motor itu,” katanya.

Menurut Sulis, bantuan yang datang bukan hanya kendaraan. Banyak pihak juga menawarkan dukungan untuk pendidikan anak-anaknya.

“Memang yang saya butuhkan saat ini adalah pendidikan sekolah buat anak aja tabungan buat masa depan sekolah mereka,” tuturnya.

Sudinhub Jakarta Timur mendatangi kediaman pengemudi ojol yang memohon motornya tak diangkut. Foto: Dok. Dishub DKI Jakarta

Sulis mengaku sempat merasa trauma usai kejadian motornya diangkut. “Kamisnya itu kan saya nggak narik. Saya libur karena masih trauma gitu. Saya takut nanti kejadian lagi gitu kan,” ujarnya.

Namun, Sulis merasa peristiwa itu justru membawa titik balik bagi keluarganya. Pascakejadian, pihak Dishub juga datang langsung ke rumah Sulis untuk meminta maaf dan menjalin komunikasi yang baik.

“Saya cuma ojek online gak ada bukan orang istimewa lah,” ujar Sulis.

Sulis mengakui kejadian tersebut juga menjadi pelajaran besar baginya. “Dan memang itu juga buat pelajaran saya juga buat pelajaran kalau parkir sembarang memang nggak diperbolehkan ya,” katanya.

Respons dari Gubernur Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons penanganan kasus Sulis yang motornya diangkut petugas Dishub di kawasan Jatinegara.

Pramono meminta jajaran Dishub merespons persoalan serupa secara cepat tanpa harus menunggu viral di media sosial.

“Saya juga meminta kepada Dinas Perhubungan hal-hal seperti ini lebih baik kita respons langsung dibandingkan dengan viral baru kita respons,” ujarnya, Minggu (20/6).

Ia juga menegaskan penyelesaian kasus Sulis tidak dikenakan biaya sama sekali.

“Bahwa tidak ada pungutan sama sekali untuk penyelesaian kasus ini,” jelas Pram.