Panitia Kejurnas Drift Minta Maaf Tribun Penonton VIP Ambruk, Biayai Pengobatan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tribun penonton VIP dalam Gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Speed Fest di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ambruk pada Minggu (26/7). Foto: Dok Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tribun penonton VIP dalam Gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Speed Fest di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah ambruk pada Minggu (26/7). Foto: Dok Istimewa

Panitia penyelenggara Kejuaraan Nasional Drift Speed Fest di GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng, meminta maaf atas insiden ambruknya tribun penonton VIP. Mereka memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban yang terluka.

"Pertama, kami meminta maaf. Peristiwa ini merupakan sesuatu yang tidak pernah kami harapkan. Kami bertanggung jawab penuh dalam memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat," ujar Ketua Panitia Penyelenggara, Johanes Ernest Jonatan, saat konferensi pers, Senin (27/7) malam.

Ernest mengatakan, insiden tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi panitia dalam event-event berikutnya.

"Kami menyadari bahwa kejadian ini menjadi evaluasi yang sangat penting bagi kami untuk meninjau kembali konstruksi vendor yang digunakan dalam penyelenggaraan event ke depannya," ujarnya.

Namun ia menegaskan, insiden ini tidak ada hubungannya dengan para peserta atau dritfer.

"Kejadian ini tidak ada hubungannya dengan para peserta. Para peserta hanya mengikuti rangkaian kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah disiapkan oleh panitia," tegas Ernest.

Korban Dirawat di 11 RS

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Penyelenggara, Putri Danizar menambahkan, dia bersama Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono telah mengunjungi para korban yang dirawat di 11 rumah sakit berbeda.

"Saya bersama Pak Bupati langsung pergi menuju ke kurang lebih 11 rumah sakit untuk bertemu langsung kepada seluruh korban. Kami meminta maaf secara langsung dan melihat kondisinya," ucap Putri.

Selain itu, ia memastikan pihaknya berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan bagi para pebalap, penonton, dan seluruh pihak dalam setiap rangkaian event.

"Peristiwa ini merupakan duka yang sangat mendalam bagi kami. Keselamatan seluruh penonton, pebalap, dan seluruh pihak yang hadir selalu menjadi perhatian utama bagi kami. Oleh karena itu, sejak insiden terjadi, fokus dari kami adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan sebaik mungkin," kata Putri.

Kejurnas Distop

Akibat insiden ini, panitia juga memutuskan Kejurnas Drift seri Purwokerto dihentikan karena force majeure. Poin bagi para drifter diambil dari hasil kualifikasi.

Seperti diberitakan, gelaran Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Drift Speed Fest di GOR Satria Purwokerto diwarnai insiden setelah tribun penonton VIP ambruk pada Minggu (26/7) siang.

Insiden terjadi sesaat setelah pembukaan acara oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Tribun ambruk terjadi ketika panitia membagikan merchandise kepada penonton sehingga memicu kerumunan dan banyak orang bergerak menuju bagian depan tribun.

Kemeriahan berubah menjadi kepanikan ketika tribun ambruk. Korban luka dalam insiden ini mencapai 83 orang. Mereka kemudian dilarikan ke sejumlah rumah sakit.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tribun non-permanen yang dibuat dari rangka besi itu tak kuat menahan beban karena para penonton berkumpul di titik tertentu.