Polda Jabar: 2 Korban Meninggal Insiden KM Virgo Warga Garut

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas bersama keluarga korban kecelakaan kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 memasukkan peti jenazah ke dalam mobil ambulans setelah terindentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Petugas bersama keluarga korban kecelakaan kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 memasukkan peti jenazah ke dalam mobil ambulans setelah terindentifikasi di Rumah Sakit Bhayangkara, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Polda Jawa Barat (Jabar) masih melakukan pendalaman terkait identitas korban musibah KM Virgo Transport 8. Dari 13 penumpang yang terdata berasal dari Kabupaten Garut, dua orang telah dipastikan meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, proses identifikasi dilakukan melalui tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri dengan mencocokkan data antemortem dan postmortem.

"Dari 13 ini, dua dipastikan sudah meninggal dunia dan yang 11 kita konfirmasi dulu," kata Hendra saat memberikan keterangan, Rabu (16/9).

"Yang dua, jenazahnya dua. Warga Garut memang, sudah terkonfirmasi," imbuhnya.

Dua keluarga korban kecelakaan kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 saat mendatangi Post Motem DVI Polda Kalsel di Rumah Sakit Bhayangkara, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026). Foto: Bayu Pratama S/ANTARA FOTO

Menurut Hendra, 11 warga Garut lainnya masih dalam proses konfirmasi. Polisi saat ini mengumpulkan data pembanding dari keluarga korban untuk dicocokkan dengan data korban yang telah ditemukan.

Hendra menambahkan, warga Garut yang terdata dalam musibah tersebut tidak seluruhnya merupakan anak buah kapal (ABK). Sebagian di antaranya tercatat sebagai penumpang.

"Ada yang penumpang juga," kata Hendra.

Korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 menelpon keluarganya saat menjalani perawatan di Rumah Sakit TNI AU Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). Foto: Asprilla Dwi Adha/ANTARA FOTO

Untuk proses identifikasi di lokasi, Hendra menyebut posko DVI ditangani oleh tim DVI Mabes Polri. Polda Jabar membantu proses tersebut, termasuk melalui tenaga serta pendataan yang dilakukan jajaran humas.

Polda Jabar juga masih membuka kemungkinan adanya warga Jawa Barat lainnya yang menjadi korban dalam musibah tersebut. Pendataan dan pencarian data pembanding dari keluarga akan terus dilakukan.

instagram embed

"Kita tidak menutup kemungkinan tidak hanya di Garut, nanti kita cek perkembangannya. Kita akan lakukan yang sama untuk mencari sampel pembanding daripada keluarga yang ada dalam kapal Virgo tersebut," tutur Hendra.

KM Virgo Transport 8 terbalik pada Minggu dini hari. Saat itu kapal tengah menempuh rute Surabaya-Banjarmasin. Lebih 100 penumpang kapal berusia 39 tahun itu belum ditemukan.

Pencarian Jurnalis dan Kru

Personel tim SAR gabungan yang menaiki kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Banten melakukan operasi pencarian pada hari kesembilan terhadap jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di Carita, Pandeglang, Banten, Rabu (16/9/2026). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Selain kasus KM Virgo, Hendra juga menyampaikan perkembangan pencarian 5 jurnalis dan 3 kru yang meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Polda Jabar bersama tim DVI Mabes Polri masih mendukung proses pencarian dan identifikasi.

Hendra mengatakan, sejumlah jenazah yang ditemukan di Banten telah diperiksa melalui proses DVI. Namun, data antemortem yang tersedia belum sesuai dengan data dari para jurnalis yang menjadi perhatian dalam proses pencarian tersebut.

instagram embed

"Kemarin ada beberapa jenazah yang ditemukan di Banten. Setelah kita lakukan pemeriksaan DVI antemortemnya ini tidak sama dengan data yang dari teman-teman media," katanya.

Ia menegaskan proses pencarian masih terus dilakukan oleh kepolisian bersama sejumlah Polda yang berada di wilayah sekitar lokasi kejadian.