Polisi Ungkap Isi Obrolan Istri Sah dan Dwi saat Prarekonstruksi Kasus Mutilasi di Madiun

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Martha Amalia Iflahah, istri sah Dwi Bagus memeluk suaminya saat proses rekonstruksi di Madiun, Selasa (27/10/2026). Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Martha Amalia Iflahah, istri sah Dwi Bagus memeluk suaminya saat proses rekonstruksi di Madiun, Selasa (27/10/2026). Foto: Dok. kumparan

Dwi Bagus Martono, tersangka pembunuhan istri siri dan anak laki-lakinya, Dini Hardiyanti (30) dan AGEF (4), menjalani prarekonstruksi pada Rabu (28/10).

Saat prarekonstruksi berlangsung, istri sah Dwi, yakni Martha Amalia Iflahah, tampak hadir. Keduanya sempat dipertemukan dan berbicara. Tangkapan video memperlihatkan Martha berbicara dengan raut wajah yang campur aduk antara syok dan kecewa.

Namun, obrolan keduanya berlangsung singkat hingga Dwi kembali diamankan petugas untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan isi percakapan itu.

"Kemarin habis rekonstruksi di rumah tersangka pada saat kita mau kembali istrinya meminta ada bertemu sebentar dan kita kasih kesempatan. Ya intinya menguatkanlah. Istrinya menguatkan dan tersangka sendiri meminta maaf. Seperti itu aja. Langsung [tersangka] kita bawa. Tidak ada pembicaraan lain," ujar Jumhur kepada wartawan, Kamis (29/10).

Jumhur menjelaskan, dalam prarekonstruksi itu, Dwi memperagakan sebanyak 48 adegan dari beberapa lokasi atau tempat kejadian perkara (TKP).

"Kemarin kami ke TKP, untuk prarekonstruksi di hotel, rumah dia, rumah orang tua, semua adegan, 48 adegan," jelasnya.

Ia mengungkapkan pihaknya akan memanggil sejumlah saksi untuk diperiksa, terutama yang berkaitan dengan upaya Dwi menghilangkan jejak.

"Ada beberapa pendalaman lagi, kita dalami, kita periksa lagi tersangka. Nanti mungkin ada saksi-saksi khusus di TKP. Khususnya pada saat tersangka melakukan kegiatan menghilangkan jejak, ada yang mengirim mesin, 2 orang, besok rencana kita periksa," ungkap dia.

Dalam kasus ini, Martha tidak mengetahui suaminya telah memiliki istri siri sejak 2023.

instagram embed