Rindu Tak Terbendung, Bocah di Situbondo Kayuh Sepeda Temui Ayah di Tahanan

Tangis seorang bocah bernama Bagus (10) pecah di halaman belakang Mapolres Situbondo pada Rabu (15/7). Ia datang seorang diri dengan mengayuh sepeda.
Kedatangan dan tangisnya mengundang perhatian anggota kepolisian di Mapolres Situbondo. Rupanya, Bagus datang untuk menemui ayahnya yang saat ini ditahan polisi akibat kasus penganiayaan.
Saat itu, Kanit Regident Satlantas Polres Situbondo Iptu Eko Novianto bersama Bripda Dior mendapati Bagus berada di area belakang Mapolres.
Setelah didekati dan diajak berbincang, bocah yang merupakan siswa kelas 5 SD asal Desa Dawuhan itu menceritakan bahwa ayahnya sedang menjalani proses hukum, sementara ibunya tengah sakit.
Ketika ditanya tujuan kedatangannya ke Mapolres Situbondo, Bagus mengaku ingin bertemu dengan ayahnya. Meski sempat ditawari makan, bocah tersebut menolak karena ingin segera bertemu dan memeluk sang ayah yang berada di ruang tahanan.
"Jangan sedih, ya. Bantu ibu di rumah, rajin sekolah, dan tetap menjadi anak yang baik, nanti diberikan kesempatan untuk dapat berjumpa dengan ayahnya," kata Eko kepada Bagus.
Bagus kemudian diberikan kesempatan untuk berjumpa dengan ayahnya. Suasana haru pun terlihat saat Bagus bertemu dan memeluk ayahnya di balik jeruji besi.
Sebelum Bagus pulang, anggota Polres Situbondo memberikan makanan, kebutuhan sehari-hari, serta bantuan biaya berobat untuk ibunya.
