Machine Learning untuk Pemantauan Kualitas Air guna Sanitasi Lebih Baik

Mahasiswa Teknologi Sains Data, Universitas Airlangga
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Samuel Donovan Situngkir tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Air merupakan salah satu kebutuhan yang penting untuk manusia, baik untuk minum, mandi, mencuci, dan lainnya. Namun, air yang kita gunakan harus memiliki kualitas yang baik, karena air yang tercemar dapat menyebabkan berbagai macam penyakit bagi kita. Oleh karena itu, sangat penting untuk memantau dan menjaga kualitas air, sehingga memenuhi standar air yang aman untuk kita gunakan.
Kualitas air dapat diukur menggunakan beberapa parameter, seperti pH air, kandungan logam berat, kandungan oksigen, tingkat keasaman dan kebasaan air. Hal ini tentu membutuhkan banyak hal seperti peralatan yang digunakan, fasilitas yang memadai, protokol pengujian, dan yang terpenting keahlian teknis. Di sinilah machine learning dapat membantu manusia dalam memantau kualitas air.
Bagaimana machine learning memantau kualitas air?
Sebelumnya apa itu machine learning, machine learning adalah cabang dari artificial intelligence (AI) yang memungkinkan komputer untuk belajar dan mengambil keputusan berdasarkan data yang diterima. Machine learning ini memungkinkan untuk mendeteksi perubahan kualitas air secara dini, sehingga dapat melakukan tindakan pencegahan yang lebih cepat.
Sebelum digunakan, machine learning harus dilatih dengan menggunakan data-data yang mencakup parameter kualitas air, sehingga dapat memprediksi perubahan kualitas air yang mungkin terjadi. Model machine learning yang sudah dilatih dapat ditempatkan pada sensor pintar pada saluran air. Sistem ini dapat mengumpulkan data secara real-time dan memberi peringatan jika kualitas air menurun.
Kelebihan dan kekurangan penggunaan machine learning
Kelebihan machine learning:
Dapat melakukan deteksi secara dini terhadap perubahan yang ada.
Dapat melakukan prediksi di masa depan dengan menggunakan data yang telah ada.
Dapat mengurangi kebutuhan untuk pengujian secara manual.
Dapat menangani data yang besar dan kompleks.
Model machine learning akan terus berkembang dan meningkatkan akurasi prediksi seiring waktu berjalan.
Kekurangan machine learning:
Membutuhkan data yang berkualitas tinggi untuk melatih model machine learning secara efektif.
Keterbatasan data yang tersedia untuk melatih model machine learning.
Memerlukan pengetahuan teknis yang mendalam untuk membuat model machine learning yang efektif.
Memerlukan dana yang banyak untuk membangun infrastruktur teknologi yang memadai
Membutuhkan perangkat sensor yang akurat untuk memperoleh data yang bagus.
Apakah pemantauan kualitas air dengan machine learning sepadan?
Machine learning bisa dipastikan akan sangat berguna dalam pemantauan kualitas air. Meski memiliki banyak potensi, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan untuk memastikan bahwa machine learning dapat bekerja dengan baik. Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan tantangan yang ada, kita dapat merasakan hasil dan manfaat yang sepadan dari machine learning.
Masa depan inovasi machine learning
Machine learning akan terus berkembang seiring dengan meningkatnya infrastruktur teknologi yang ada. Penelitian dan pengembangan machine learning merupakan langkah penting untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi machine learning.
Program studi Sains Data memiliki peran penting dalam pengembangan machine learning. Dengan memanfaatkan pengetahuan dalam analisis data, mahasiswa dapat berkontribusi dengan menyediakan data yang bagus yang siap digunakan untuk melatih machine learning.
Pengembangan pemantauan kualitas air menggunakan machine learning adalah salah satu langkah menuju lingkungan yang lebih sehat. Dengan inovasi yang terus berkembang, kita dapat mewujudkan visi air yang bersih dan terjangkau bagi semua.
Penulis: Samuel Donovan Situngkir, Mahasiswa Teknologi Sains Data, Universitas Airlangga
